Apa yang harus dilakukan jika pasien pasca-stroke tiba-tiba kehilangan ingatan

Pada pasien pasca stroke, terjadinya kehilangan memori kemungkinan disebabkan oleh gangguan kognitif vaskular. Diagnosis gangguan kognitif vaskular dapat diklarifikasi dengan anamnesis, pemeriksaan fisik, penilaian kognitif, dan neuroimaging.

Pengobatan lanjutan berdasarkan diagnosis dapat diterapkan dengan inhibitor kolinesterase (misalnya, donepezil, galantamin, dan karboplatin) dan antagonis reseptor NMDA (memantine) untuk meningkatkan fungsi kognitif pasien. Butalbital, nimodipine, dan preparat ginkgo biloba mungkin juga efektif.

Penting juga untuk fokus pada pengelolaan status kesehatan pasien, serta mengendalikan faktor risiko demensia vaskular. Tergantung pada kondisi masing-masing pasien, dokter mungkin meresepkan obat penurun tekanan darah, obat penurun lipid, antikoagulan, dan obat penurun glukosa. Mengontrol faktor risiko demensia vaskular dapat memperlambat kerusakan demensia vaskular dan mencegahnya dari kerusakan lebih lanjut.

Selain itu, penyesuaian menyeluruh terhadap diet harian dan latihan fisik juga dapat membantu.

English Deutsch Français Español Português 日本語 Bahasa Indonesia Русский