Cara mencegah miopi pada keluarga yang memiliki anak

  Saat ini, anak-anak pada umumnya berada di bawah banyak tekanan untuk belajar. Mereka harus belajar di sekolah pada siang hari, menghadiri kelas les di malam hari dan berbagai kelas ekstra kurikuler di akhir pekan, seperti piano, kaligrafi dan melukis, dll. Mereka sangat kekurangan kegiatan di luar ruangan dan olahraga.  Selain itu, produk elektronik menjadi semakin populer, dan komputer, TV, iPhone, dan iPad telah menjadi teman bermain anak-anak setelah belajar, sehingga penggunaan mata yang berlebihan dapat dibayangkan. Akibatnya, banyak anak menjadi rabun jauh pada usia muda, dengan resep rendah menjadi resep tinggi, yang sangat menyusahkan orang tua. Kebanyakan orang muda memulai dengan “pseudomyopia”, yang merupakan bentuk fungsional miopia yang disebabkan oleh ketegangan yang berlebihan pada mata. Jika tidak segera dikoreksi dan diobati, hal ini dapat berkembang menjadi miopi sejati seiring waktu. Apa yang bisa dilakukan orang tua untuk mencegah hal ini?  Anak-anak yang rentan terhadap miopi dapat menjadi target utama untuk pencegahan 1. Jarak baca dan postur tubuh Jarak baca dan postur tubuh merupakan faktor penting dalam perkembangan dan perkembangan miopi. Jarak baca yang benar adalah duduk dengan buku setidaknya 750px dari mata. Berjalan sambil membaca, membaca di dalam mobil, membaca di tempat tidur, dan membaca di atas meja, semuanya merupakan kebiasaan membaca yang buruk.  Selain itu, hindari memilih buku dengan font yang terlalu kecil dan cetakan yang tidak jelas; ketinggian layar TV harus sedikit lebih rendah dari 15 derajat dari ketinggian mata, jangan berbaring atau berbaring telentang untuk menonton TV, dan jarak untuk menonton TV harus sesuai, umumnya 3-5 kali lebih dari jarak diagonal TV. Mata siswa sekolah dasar dan menengah sedang dalam tahap perkembangan, kemampuan penyesuaiannya sangat kuat, peregangan dinding mata juga relatif besar, postur membaca yang buruk atau terlalu dekat dengan jarak baca akan menambah beban pada mata, dan akhirnya menyebabkan sumbu mata lebih panjang, pendalaman miopia.  2, waktu membaca Hindari penggunaan mata dekat yang berkepanjangan, dan cobalah untuk tidak membaca selama lebih dari 40 menit, dengan interval istirahat 5 hingga 10 menit. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan di luar ruangan, seperti mendaki gunung dan berkebun di akhir pekan. Lebih banyak mengikuti permainan bola, seperti tenis meja, bulu tangkis, bola basket dan sebagainya, karena mata akan melihat jauh dan dekat dengan gerakan bola selama permainan bola, yang dapat meningkatkan latihan otot ekstraokular.  3. Kondisi pencahayaan Pencahayaan yang tidak memenuhi persyaratan, cahaya yang terlalu kuat atau terlalu lemah juga merupakan faktor utama dalam perkembangan miopia. Lampu pijar 60W yang ditempatkan di sudut kiri atas meja, sesuai untuk penerangan di rumah, yang memastikan intensitas pencahayaan yang cukup dan sudut penerangan yang sesuai. Pencahayaan di sekolah juga harus dipasang dengan tepat sesuai dengan ukuran ruang kelas dan kondisi pencahayaan ruang kelas, dan cahayanya tidak boleh terlalu gelap atau terlalu kuat.  4, meningkatkan kebugaran fisik, kehidupan tidur yang memadai harus teratur, tidur lebih awal dan bangun lebih awal, anak-anak untuk mempertahankan 8-9 jam tidur setiap hari; gizi seimbang, tidak pilih-pilih, makanan parsial; berpartisipasi dalam lebih banyak latihan fisik, kegiatan di luar ruangan, dll., untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan kebugaran fisik juga sangat berguna untuk pengendalian miopia.  5, pijat perawatan mata yang tepat Latihan perawatan mata telah menjadi tindakan rutin untuk pencegahan miopia pada remaja, latihan perawatan mata yang tepat waktu dan hati-hati tidak hanya kondusif untuk pencegahan miopia pada anak-anak, tetapi juga untuk meringankan gejala kelelahan visual setelah penggunaan mata dalam jangka waktu yang lama. Beberapa titik akupresur yang ditargetkan juga dapat membantu meredakan kelelahan mata. Namun, tidak ada penelitian yang kredibel untuk menilai validitas ilmiah, efektivitas, dan keamanan beberapa teknik akupresur yang saat ini ada di pasaran untuk miopi.  Dari sudut pandang medis dan patogenesis miopi, miopi yang “benar” sulit dibalikkan, dan sulit untuk mengecilkan bola mata yang membesar dengan mengubah kebiasaan mata, menggunakan obat-obatan atau pijat kesehatan mata.  Kiat pencegahan miopi