Apa yang harus saya lakukan jika anak saya gagap?

  Gagap, adalah gangguan bicara yang umum. Gagap yang parah tidak hanya memengaruhi interaksi sosial penderitanya, tetapi juga pertumbuhan kepribadian dan kesuksesan karier mereka. Pada orang dewasa, gagap sering berkepanjangan dan menyebabkan mereka sangat tertekan secara mental. Untuk alasan ini, penting untuk mendeteksi dan melakukan intervensi dini untuk menghilangkan gagap pada anak-anak sejak awal.  Patogenesis gagap masih belum pasti, dan para sarjana dari berbagai profesi memiliki pendapat yang berbeda. Saat ini, penyebab gagap sebagian besar dianalisis dalam hal kombinasi faktor fisik, psikologis dan sosial.  Di klinik psikologi, dokter memberikan bimbingan kepada orang tua tentang penanganan yang tepat untuk mengatasi gagap anak-anak mereka dengan cara-cara berikut ini.  Orang tua harus memiliki pemahaman dan sikap yang benar terhadap kegagapan anak-anak mereka. Pertama-tama, kita harus mencari tahu penyebab kegagapan, yang merupakan fenomena bicara normal anak-anak selama masa belajar. Untuk alasan ini, tidak perlu meributkan tentang gagap yang normal. 80% anak yang gagap akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, tetapi penekanan yang berlebihan akan meningkatkan ketegangan psikologis anak.  2. Berikan anak Anda lebih banyak cinta dan perhatian, dan hindari mengolok-olok, tidak menyukai, mengintimidasi atau bahkan memarahi anak Anda karena gagap. Banyak anak yang gagap karena mereka malu-malu dan gugup, dan memarahi sering menambah ketegangan emosional anak. Jangan dengarkan desas-desus yang mengatakan bahwa memukul mulut bisa menyembuhkan gagap, kalau-kalau gagap anak Anda memburuk.  3, pelatihan bicara yang tepat untuk anak-anak yang baru saja muncul gagap, orang tua dan orang-orang di sekitar untuk memperlambat kecepatan bicara, ucapkan setiap kata; juga membimbing anak untuk memperlambat kecepatan bicara, suara panjang-panjang yang sesuai akan membantu anak untuk berbicara dengan lancar. Ketika seorang anak berbicara dengan nada yang panjang atau berulang-ulang, orang tua perlu mendengarkan dengan sabar dan tidak menyela atau mengulang-ulang, tetapi menunggunya sampai selesai. Jika Anda memiliki pengalaman pertama, kedua kalinya Anda berbicara akan jauh lebih baik, sehingga terhindar dari terbentuknya kebiasaan bicara anak yang panik.  Orang tua harus secara aktif membimbing dan mendorong anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan interpersonal untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam interaksi sosial. Bila Anda mendapati bahwa kegagapan anak Anda telah sedikit membaik, Anda harus memujinya, untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dalam berbicara secara normal.  Jika gagap anak Anda hanya bersifat sementara atau sementara, orang tua tidak perlu terlalu khawatir tentang hal itu, karena biasanya akan hilang secara alami. Jika hal ini berlanjut selama lebih dari dua bulan tanpa penyelesaian, sebaiknya menemui spesialis yang relevan di departemen psikologi untuk konseling dan koreksi.