Herpes zoster adalah nama umum untuk istilah medis herpes zoster, yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Pengobatan awal didasarkan pada pengobatan antivirus, selain kombinasi obat penambah saraf oral, obat penghilang rasa sakit dan obat antiinflamasi: 1. Pengobatan antivirus: adalah pengobatan pilihan. Bila ruamnya ringan, dapat diobati dengan krim asiklovir topikal atau lotion glyburide untuk aplikasi. Jika ruamnya parah, diperlukan pengobatan oral dengan obat antivirus seperti asiklovir, gansiklovir dan valasiklovir. Jenis obat ini memiliki tingkat nefrotoksisitas tertentu dan harus diperhatikan untuk memantau fungsi ginjal selama penggunaan. 2. Terapi obat bergizi saraf: infeksi virus varicella zoster dapat merusak saraf, dan obat bergizi saraf seperti tablet methylcobalamin, tablet adenosin cobalamin, vitamin B1 dan vitamin B12 perlu dikonsumsi secara oral untuk memperbaiki kerusakan saraf. 3. Terapi obat penghilang rasa sakit: Pasien dengan gigitan ular biasanya akan mengalami rasa sakit selama ruam, yang dapat berupa sakit tumpul, berkedut, dan nyeri. Rasa sakitnya bisa tumpul, berdenyut-denyut atau berdenyut-denyut, dll. Gesekan atau kontak pakaian dapat mengintensifkan rasa sakit, yang lebih terasa pada pasien lanjut usia dan lemah. Nyeri dapat dihilangkan dengan mengonsumsi indometasin oral, karbamazepin, pregabalin, natrium diklofenak, gabapentin, dan obat penghilang rasa sakit lainnya. 4. Pengobatan obat anti-inflamasi: Glukokortikoid, seperti prednison, dapat digunakan sejak dini untuk tujuan anti-inflamasi, yang dapat meredakan gejala nyeri dan juga mencegah munculnya neuralgia posterior.