Mengajari Anda tentang obat nyeri

Nyeri telah digolongkan oleh kedokteran modern sebagai tanda vital terpenting kelima setelah pernapasan, denyut nadi, tekanan darah, dan suhu. Beberapa nyeri kronis juga merupakan penyakit tersendiri (misalnya neuralgia trigeminal, neuralgia pasca herpes, dll.). Nyeri lokal jangka panjang akan membentuk sindrom nyeri lokal yang kompleks atau nyeri sentral, sehingga nyeri biasa menjadi sangat hebat dan sulit diobati, yang menyebabkan disfungsi berbagai sistem tubuh, menurunkan kekebalan tubuh dan menimbulkan berbagai komplikasi, dan bahkan kecacatan atau membahayakan nyawa pasien. Nyeri kronis tidak hanya berdampak serius pada fungsi fisik, psikologis, dan sosial pasien, tetapi juga berdampak pada keluarga dan bahkan masyarakat. Menyediakan pengobatan untuk semua pasien nyeri adalah tujuan umum dari layanan kesehatan di semua negara. Tenaga kesehatan profesional dalam pengobatan nyeri menangani berbagai macam nyeri akut dan kronis yang sulit diatasi, menciptakan kehidupan yang bebas dari rasa sakit dan mudah bagi pasien. Penyakit yang tercakup dalam Unit Nyeri meliputi: 1. Sakit kepala: migrain, nyeri servikogenik, mialgia, sakit kepala pasca trauma, dll. Neuralgia: neuralgia trigeminal, neuralgia interkostal, linu panggul, herpes zoster akut, neuralgia pasca herpes, nyeri neuropatik, nyeri setelah cedera saraf, nyeri sentral, nyeri pada anggota tubuh yang terkena, nyeri tunggul, neuralgia diabetes, nyeri terkait saraf simpatis, sindrom nyeri lokal yang kompleks. 3 . Nyeri osteoartritis: nyeri pinggang dan tungkai, spondilosis serviks, herniasi diskus intervertebralis lumbal, osteoartritis lutut, nyeri tumit, sindrom disfungsi sendi temporomandibular, osteoartritis degeneratif, dan sebagainya. 4. Nyeri jaringan: keseleo lumbal akut dan kronis, ketegangan otot lumbal, ligamentitis interspinatus supraspinatus, myofasciitis dorsal lumbal, sindrom piriformis, sindrom fibromyalgia, tenosinovitis, bahu beku, siku tenis, cedera jaringan lunak, dan sebagainya. Nyeri kanker: nyeri kanker stadium lanjut, nyeri metastasis tulang, dll. 6. Dismenorea, nyeri panggul kronis. 7. Penyakit yang tidak menyakitkan: erosi yang tidak dapat disembuhkan (cegukan), neuritis wajah akut (kelumpuhan wajah), kejang otot wajah, tuli mendadak, kista selubung tendon, disfungsi saraf otonom, dll. 9. Konsultasi anestesi: pemeriksaan dan persiapan anestesi sebelum operasi, pengembangan program anestesi dan analgesia pasca operasi.