Pada usia satu tahun, bayi mulai mengembangkan persepsi dan sikapnya sendiri terhadap berbagai hal di sekelilingnya, dan akibatnya, ia juga bisa menunjukkan emosi tertentu, bahkan tantrum dari waktu ke waktu. Pada masa ini orang tua harus tetap bersabar, berpegang teguh pada prinsip, menenangkan diri, menenangkan diri dan menjernihkan pikiran sebelum menghadapi emosi anak. Penting juga untuk menghindari memarahi anak dan memberikan bimbingan psikologis yang tepat. Perhatikan hal-hal berikut saat menghadapinya: 1. Tetap sabar: orang tua tidak boleh langsung menunjukkan ketidaksabaran ketika bayi mereka mengamuk, tetapi harus dengan sabar membimbing anak dengan menanyakan kebutuhan anak, menilai niat anak dan memberikan tanggapan untuk meningkatkan kepercayaan anak kepada orang tua; 2. Tetap berpegang pada prinsip: ketika bayi mengamuk karena sesuatu yang tidak masuk akal, orang tua harus tetap berpegang pada prinsip yang benar dan tidak terlalu memanjakan dan memenuhi tuntutan anak tanpa syarat 3. Hindari memarahi: Anda tidak boleh memarahi anak Anda ketika ia kehilangan kesabaran, karena hal ini dapat menyebabkan bayang-bayang psikologis atau pemberontakan pada anak, yang tidak kondusif untuk pembentukan karakter yang baik dan keharmonisan hubungan orang tua-anak. Orang tua harus mendorong anak untuk menyelesaikan beberapa masalah sesuai kemampuannya, dan mengajari anak untuk memahami bahwa tidak baik untuk marah-marah.