Kelenjar tiroid memiliki suplai darah yang kaya dan dikelilingi oleh jaringan penting seperti trakea, esofagus, saraf dan pembuluh darah, sehingga membuatnya menjadi operasi yang berisiko. Secara klinis, tumor tiroid dapat dibagi menjadi operasi tersier dan kuarter tergantung pada sifat spesifik tumor. Tumor tiroid jinak, seperti adenoma tiroid dan kista tiroid, diklasifikasikan sebagai pembedahan tersier, yaitu pembedahan skala menengah hingga besar. Karena tumor jinak tidak memerlukan pembedahan kelenjar getah bening perifer, maka pembedahan ini relatif tidak terlalu invasif, dengan komplikasi pasca-operasi yang lebih sedikit dan penyembuhan yang lebih cepat. Tumor tiroid ganas memerlukan tiroidektomi total dan diseksi kelenjar getah bening, yang meningkatkan kemungkinan merusak saraf laring berulang dan kelenjar paratiroid, sehingga membuat pembedahan lebih berisiko dan karenanya merupakan pembedahan tingkat 4.