Gatal-gatal di daerah kemaluan dan dubur terutama dianggap terkait dengan kelembaban tubuh bagian bawah dan peradangan vagina. Pasien harus mengganti pakaian dalam mereka secara teratur dan mengenakan pakaian yang longgar dan bernapas untuk mengurangi pertumbuhan bakteri. Penyebab umum dan pengobatan 1, kelembaban tubuh bagian bawah: mengenakan pakaian ketat, cuaca panas, wasir dan alasan lainnya dapat menyebabkan tubuh bagian bawah pasien dalam lingkungan yang lembab, yang pada gilirannya menyebabkan gatal-gatal pada kemaluan dan dubur. Oleh karena itu, kasus yang parah dapat muncul dermatitis, eksim, dan dengan demikian mengintensifkan gejala gatal-gatal. Pasien harus mencoba memilih pakaian katun yang longgar dan bernapas untuk menghindari keringat berlebih dan gatal-gatal. 2. Peradangan vagina: Beberapa peradangan vagina dapat mengeluarkan keputihan abnormal yang mengandung kuman, dan ketika sekresi vagina mengalir ke vulva dan anus, mereka dapat merangsang kulit di sana, sehingga menimbulkan rasa gatal, terbakar dan gejala tidak nyaman lainnya. Kondisi ini sering diobati dengan antibiotik seperti metronidazole dan tinidazole. Pasien harus memperhatikan kebersihan diri dan mendisinfeksi barang-barang pribadi seperti pakaian dalam dan handuk dengan cara merebusnya. 3. Penyakit perianal: penyakit umum di daerah anus seperti wasir, fisura anus dan sinusitis juga dapat menyebabkan gatal perianal dan perineum, dan pasien harus mengikuti saran medis untuk menggunakan supositoria wasir dan salep eritromisin untuk pengobatan. Selama perawatan, pasien harus menghindari makanan pedas dan iritasi seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan teh kental. Anda dapat mencuci vulva dan area perianal Anda dengan air hangat dan segera keringkan setelah dicuci agar area tersebut tetap kering.