Gejala alergi makanan laut

  Alergi makanan laut adalah salah satu reaksi alergi paling umum yang terjadi pada tubuh, biasanya akibat kondisi tertentu yang disebabkan oleh racun atau parasit dalam makanan laut.  Ketika reaksi alergi terjadi pada tubuh, gejalanya ringan dan dapat menyebabkan gatal-gatal, pembengkakan (angioneurotic oedema) atau reaksi usus (muntah, diare). Kulit mungkin menunjukkan kemerahan, bengkak, demam, dan gatal. Sakit kepala, pusing dan serangan panik juga sering terjadi. Gejala yang paling berbahaya adalah kesulitan bernapas atau pingsan karena penurunan tekanan darah (syok), yang keduanya dapat mengancam jiwa.  Kadang-kadang, kesulitan bernapas dapat terjadi akibat menghirup asap saat memasak makanan laut dan di pabrik pengolahan makanan laut. Anak-anak dengan riwayat asma mungkin lebih rentan terhadap reaksi alergi yang parah terhadap makanan laut.  Ketika gejala ini terjadi, hindari menggaruk kulit dan jangan mengoleskan air panas atau makanan yang keras pada kulit.  Pada kasus alergi makanan laut akut, pasien harus berhati-hati untuk menghindari makanan laut dan makanan lain dalam diet mereka. Dalam kasus alergi makanan laut kronis, Anda harus memilih metode konsumsi yang tepat dan melakukan tindakan pertolongan pertama untuk alergi.