Pencahayaan dan miopi pada anak-anak

  Ketika bayi masih kecil, banyak orang tua yang suka tidur dengan lampu menyala di malam hari karena takut anaknya takut gelap, atau untuk memudahkan dalam merawatnya. Tetapi, tahukah Anda, bahwa perawatan yang Anda lakukan ini dapat membuat bayi Anda memiliki masalah penglihatan yang tersembunyi? Tentang apa semua ini?  Sebuah penelitian di AS pernah menemukan bahwa sekitar usia 2 tahun adalah waktu yang penting untuk perkembangan mata, dan bahwa ada korelasi yang sangat kuat antara sumber cahaya untuk tidur dan penglihatan pada saat ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa jika seorang anak tidur di ruangan gelap sebelum usia 2 tahun, tingkat miopi adalah 10%; jika mereka tidur di ruangan dengan lampu malam kecil sebelum usia 2 tahun, tingkat miopi adalah 34%; dan jika mereka tidur di ruangan dengan lampu besar sebelum usia 2 tahun, tingkat miopi adalah 55%.  Oleh karena itu, para orang tua harus memberikan perhatian yang cukup terhadap lingkungan cahaya di mana anak-anak terpapar, khususnya di dalam ruangan, untuk menghindari penerangan berlebihan yang tidak perlu. Bagi anak-anak yang takut gelap, mereka harus menghindari kebiasaan tertidur dalam cahaya pada usia dini dengan cara menemani mereka sampai mereka tertidur dan kemudian mematikan lampu, sambil menghindari cahaya langsung pada mata mereka.  Selain itu, orang tua harus memperhatikan kebiasaan membaca dan menulis anak-anak mereka, mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi dan mengoperasikan komputer, dan melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter spesialis mata anak untuk menghindari miopi.