Tidak ada bukti ilmiah atau data klinis yang membuktikan bahwa makan loofah dengan makanan lain dapat berdampak pada kesehatan manusia, sehingga umumnya tidak ada makanan yang tidak dapat dimakan dengan loofah. Beberapa orang percaya bahwa loofah tidak boleh dimakan dengan loach, bayam, lidah buaya, rebung, lobak putih, anggur putih, dll. Mereka percaya bahwa hal ini akan menyebabkan kerusakan nutrisi dan bahkan dapat menyebabkan gejala seperti diare dan sakit perut, tetapi tidak ada dasar ilmiah untuk hal ini dan ini hanya rumor, jadi penting untuk mengidentifikasi informasi yang salah. Loofah adalah sayuran bergizi dengan vitamin, mineral, serat tanaman dan fitokimia sebagai komponen utamanya. Menurut pengobatan Tiongkok, loofah bersifat sejuk dan manis serta memiliki nilai pengobatan, yang dapat membantu membersihkan panas dan usus, meredakan panas dan kekeringan di musim panas, mendinginkan darah, dan mendetoksifikasi tubuh. Jadi, mengonsumsi loofah tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, tetapi juga baik untuk kesehatan Anda. Penting untuk diperhatikan bahwa jika loofah sudah basi, atau jika Anda merasa pahit setelah dimasak, Anda harus menghindarinya, karena dapat menghasilkan racun glikosida alkali yang dapat menyebabkan keracunan setelah dikonsumsi. Ada banyak cara untuk memasak loofah dan dapat dikombinasikan dengan bahan-bahan lain, seperti dimakan dalam keadaan dingin, dalam sup, atau ditumis setiap hari. Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun loofah adalah sayuran yang bergizi, loofah harus dikonsumsi dalam jumlah sedang dan pola makan sehari-hari harus seimbang untuk memastikan diet yang seimbang.