Kemerahan di sekitar anus pada bayi terutama disebabkan oleh diare berulang, alergi popok, pembersihan perianal yang berlebihan, dan pola makan yang tidak tepat. Orang tua perlu merawat bayi mereka di bawah bimbingan dokter profesional dan sesuai dengan penyebab spesifik untuk mengurangi gejala kemerahan perianal. Penyebab umum dan metode pengobatan 1, diare: Ketika bayi mengalami diare berulang, dapat menyebabkan kemerahan pada perianal karena rangsangan kotoran yang terus menerus. Anda dapat menggunakan montmorillonite untuk pengobatan antidiare seperti yang diresepkan oleh dokter, dan melakukan pembersihan dubur secukupnya untuk menghindari sisa kotoran di sekitar anus, dan memberikan krim pantat luar untuk melindungi kulit di sekitar anus bayi; 2. Diare: Ketika diare berulang, dapat menyebabkan kemerahan perianal akibat rangsangan kotoran terus menerus, dan dapat menyebabkan kemerahan perianal akibat rangsangan kotoran yang terus menerus. Anda dapat mengganti popok dengan bahan yang sesuai, popok tidak boleh digunakan terlalu lama, dan memperhatikan buang air besar anak tepat waktu; 3. Pembersihan berlebihan: orang tua terlalu banyak membersihkan area perianal bayi, mengakibatkan kerusakan kulit dan kemerahan akibat gesekan berulang, atau kemerahan akibat infeksi perianal yang disebabkan oleh kerusakan fungsi penghalang kulit. Area perianal bayi harus dibersihkan secukupnya, lap dengan kekuatan yang sesuai, hindari penggunaan tisu yang mengiritasi, larutan pembersih, kemerahan perianal dapat dioleskan krim pantat eksternal atau salep eritromisin; 4, pola makan yang tidak tepat: bayi dengan ASI, susu bubuk, dll. yang disebabkan oleh api, biasanya disertai dengan tinja mata yang berlebihan, luka mulut dan lidah serta gejala lainnya. Jika ada sariawan atau tonsilitis purulen, dapat diberikan pengobatan anti-inflamasi dengan menggunakan obat anti-inflamasi seperti butiran pankreas majemuk dan larutan oral Blue Scutellaria untuk membersihkan panas dan mendetoksifikasi racun. Ibu harus memperhatikan pola makannya dan menghindari makanan berkalori tinggi dan berlemak tinggi seperti keripik kentang, mentega, dll. Jika diberi makan secara artifisial, formula perlu diubah tepat waktu dan hindari terlalu kental saat menyeduh. Tindakan pencegahan Hindari menggunakan bedak talk pada area merah di sekitar anus bayi untuk mencegah bedak talk yang terkandung di dalamnya mengiritasi kulit. Anda juga bisa menggunakan handuk lembut untuk mengompres panas di sekitar anus untuk mengurangi gejala kemerahan dan bengkak.