Bagaimana cara mengatur pola makan anak yang menderita diare?

  Ada beberapa prinsip untuk memberi makan anak yang mengalami diare: pertama, prinsip menjaga hidrasi yang memadai, yang mencakup garam dan gula, dapat disiapkan sendiri dengan mudah, atau Anda dapat mengambil garam rehidrasi yang sudah jadi dari rumah sakit dan memberikannya kepada anak Anda di rumah dalam air. Kedua, prinsip tidak memperparah saluran usus, karena mukosa usus anak rusak selama diare, dan makan makanan yang tidak dapat dicerna pada saat ini akan memperparah saluran usus dan membuat diare cenderung tidak membaik. Dengan menguasai kedua prinsip ini, banyak anak yang mengalami diare perlahan-lahan akan membaik, tetapi tentu saja ada beberapa yang perlu diobati sesuai dengan penyebab diarenya.  Jadi, apa yang bisa dimakan oleh anak yang menderita diare: nasi hangus adalah makanan yang baik. Nasi hangus tidak hanya mudah dicerna, tetapi juga dapat menyerap kelembaban usus dan mendorong perbaikan mukosa usus. Berikutnya adalah bawang putih, yang dapat dicincang halus dan dicokelatkan dalam wajan dan diberikan kepada anak-anak dalam bubur atau mie busuk. Bawang putih dapat menghilangkan bakteri patogen dan mengurangi kerusakan usus. Menurut teori TCM, bawang putih dapat mengeringkan kelembapan dan membunuh cacing, yang sesuai dengan patologi diare di mana kelembapan lazim. Makanan lain dapat dikonsumsi selama tidak memperburuk saluran usus dan tidak memerlukan pembatasan yang berlebihan.