Satu hal yang setiap pria kenal, dan berlatih dengan tekun, adalah ‘masturbasi’. Anda telah mempraktikkannya ribuan kali dan Anda merasa sudah ahli. Tapi ada baiknya Anda mengujinya dan melihat apakah Anda mengetahui beberapa tips berikut ini. Faktanya adalah tidak ada bukti bahwa masturbasi berhubungan langsung dengan ejakulasi dini. Masturbasi yang tepat pada gilirannya dapat meningkatkan toleransi rangsangan seksual, tidak terlalu sensitif, tetapi malah membuat waktu ejakulasi relatif lebih lama. Beberapa orang sering memiliki rasa takut saat melakukan masturbasi, takut orang lain akan tiba-tiba masuk dan mempercepat ejakulasi, dan lama kelamaan cenderung mengembangkan kebiasaan ejakulasi yang terlalu cepat. Faktanya adalah bahwa ini adalah hal yang memanjakan diri sendiri, jadi mengapa tidak memilih untuk melakukan masturbasi di tempat yang tenang dan nyaman, aman dan menyenangkan? 2, masturbasi juga berisiko Dibandingkan dengan bentuk seks lainnya, masturbasi cukup aman. Anda tidak perlu khawatir terkena PMS, dan Anda tidak akan menghamili wanita mana pun. Tapi hanya karena risikonya rendah, bukan berarti tidak. Jika Anda melakukan masturbasi terlalu sering dan terlalu kuat, hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak dan kulit di sekitar penis, dan pada kasus yang parah bahkan dapat menyebabkan ‘fraktur penis’ yang bisa sangat menyakitkan. Tidak ada tulang di dalam penis, tetapi pembengkokan yang keras pada penis yang membesar dapat merusak selaput putih di luar korpus kavernosum dan menimbulkan kondisi seperti patah tulang. Hal ini membutuhkan perhatian medis yang cepat. Jadi tenang saja dan lakukan masturbasi. 3, apa yang dianggap “sering”? Tidak ada standarnya Banyak orang akan bertanya, berapa kali yang dianggap sering? Sebenarnya, tidak perlu terpaku pada jumlah waktu tertentu per minggu atau per hari. Hal semacam ini bervariasi dari orang ke orang. Jika Anda melakukan masturbasi beberapa kali sehari, tetapi tidak mengganggu pekerjaan, sekolah, atau kehidupan sosial Anda, dan Anda menikmatinya secara fisik dan mental, maka itu tidak ‘terlalu sering’. Namun, jika masturbasi mengganggu rutinitas harian dan kehidupan seks normal Anda, maka diperlukan sedikit pengekangan. Jika seseorang mengembangkan kebiasaan masturbasi patologis, seperti keinginan yang tak terkendali untuk sering melakukan masturbasi. Anda disarankan untuk menemui dokter sesegera mungkin dan menerima perawatan yang relevan serta intervensi psikologis. 4. Masturbasi tidak menunjukkan adanya masalah dalam suatu hubungan Poin ini untuk wanita. Kebanyakan pria melakukan masturbasi …… hanya untuk tujuan masturbasi, jadi jangan terlalu memikirkannya. Itu tidak berarti bahwa ada yang salah dengan hubungan atau kehidupan seks Anda. Masturbasi adalah hal yang sangat normal bagi pria, sama seperti makan atau tidur. Mereka mungkin hanya ingin melepaskan ketegangan karena sedang stres, tidak ingin mengganggu Anda dengan iseng, atau hanya bosan karena tidak bisa tidur. Jadi, jika Anda menemukan mereka melakukan masturbasi sendiri, jangan membuat keributan atau merasa terganggu. 5, masturbasi membantu kehidupan seks Para peneliti telah menemukan bahwa melalui masturbasi, pria menemukan preferensi dan area sensitif mereka, yang memungkinkan mereka untuk tampil lebih baik dalam hubungan seks yang sesungguhnya.