Infertilitas pria semakin banyak dialami oleh banyak orang, dan penelitian telah menunjukkan bahwa terjadi penurunan kualitas air mani yang stabil di antara para pria di seluruh dunia. Ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap penurunan kualitas air mani pada pria, termasuk degradasi lingkungan, laju kehidupan yang semakin cepat, dan perubahan dalam kebiasaan pola makan. Jadi, tes apa yang harus dilakukan oleh pria yang tidak subur? Pertama, pemeriksaan organ reproduksi sangat penting. Termasuk volume dan tekstur testis, epididimis, peradangan, nodul, varises, vas deferens dan sebagainya, tes ini terutama dilakukan melalui palpasi dokter; Kedua, pemeriksaan air mani secara rutin harus dilakukan, termasuk kepadatan sperma, vitalitas, air mani dengan atau tanpa infeksi, antibodi anti sperma dan sebagainya; Jika volume air mani sangat rendah (ejakulasi normal 2-6 ml), perlu dilakukan pengecekan biokimia plasma. Beberapa indikator, termasuk fruktosa plasma mani, -glukosidase, dll., Serta USG transrektal, untuk melihat apakah ada penyumbatan atau ketidaklancaran saluran vas deferens.