Perbaikan hernia laparoskopi adalah sayatan kecil dengan bantuan lensa untuk memperbaiki robekan dinding perut (otot) yang tidak normal. Pendekatan bedah ini memungkinkan pasien mengalami rasa sakit yang lebih ringan daripada bedah terbuka tradisional dan dapat kembali melakukan tugas dan aktivitas sehari-hari dengan lebih cepat. Perbandingan dengan pembedahan tradisional: Pendekatan tradisional untuk perbaikan hernia melibatkan pembuatan sayatan sepanjang 6 hingga 8 sentimeter di perut bagian bawah, yang biasanya diperkuat dengan memasang tambalan polipropilena. Perbaikan hernia laparoskopi menjadi semakin populer di kalangan pasien dan dokter bedah karena keunggulannya, yaitu kerusakan yang lebih kecil, pemulihan yang lebih cepat, dan sayatan yang indah. Perbaikan hernia laparoskopi memiliki keunggulan sebagai berikut dibandingkan operasi perbaikan hernia tradisional: 1, hasil kosmetik yang baik, tidak ada sayatan besar, hanya tiga lubang kecil berukuran 0,5 sampai 1,0 cm yang ditusuk di dinding perut; 2, trauma bedah kecil, rasa sakit pasca operasi ringan, penggunaan obat analgesik lebih sedikit; 3, pemulihan yang cepat, dua atau tiga hari setelah operasi dapat keluar dari rumah sakit; 4, tidak mengganggu anatomi saluran pangkal paha, otot levator ani, dan tidak akan merusak pembuluh darah dan saraf vas deferens dan korda spermatika, sehingga terhindar dari iskemia testis, dan korda spermatika tidak rusak. Dengan demikian terhindar dari terjadinya orkitis iskemik; 5, terutama untuk hernia inguinalis bilateral, tidak dapat meningkatkan lubang poke dan perbaikan pada saat yang sama, efek invasif minimal lebih jelas; 6, tingkat kekambuhan lebih rendah daripada perbaikan hernia tradisional.