Jika pasangan memiliki kehidupan seks yang normal dan belum mengalami kehamilan selama lebih dari 1 tahun, inilah saatnya untuk melakukan tes infertilitas. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi: 1. Pemeriksaan hormon seks dan USG vagina pada hari ketiga haid (hari ketiga kemerahan) untuk memeriksa kondisi indung telur dan rahim. 2. Pencitraan tuba sekitar 3 hari setelah menstruasi (disarankan untuk tidak melakukan water pass, karena tidak dapat digunakan sebagai kriteria diagnostik). 3. Pasangan pria harus memeriksa air mani secara rutin setelah 4-5 hari berpantang.