Berlari tidak dianjurkan pada tahap akut spondilolistesis lumbal, karena dapat memperburuk kondisi pasien. Pada tahap pemulihan, pasien dapat berlari, tetapi intensitasnya tidak boleh terlalu tinggi, dan disarankan agar pasien memilih beberapa latihan yang lembut dan lambat, seperti berenang.
Spondilolisis lumbal biasanya mengacu pada tergelincirnya tulang belakang bagian atas relatif terhadap tulang belakang bagian bawah, dan tidak ada gejala yang jelas saat masih ringan, dan gejala seperti nyeri lumbal, klaudikasio intermiten, nyeri yang menjalar, dan mati rasa pada tungkai bawah dapat terjadi saat gejalanya memburuk. Jika pasien tidak mengalami gejala yang tidak nyaman, ia dapat berlari dalam waktu singkat, tetapi jika pasien mengalami ketidaknyamanan yang jelas di daerah pinggang dan tungkai bawah, ia harus berhenti berlari dan beristirahat.
Jika pasien dengan spondilolistesis lumbal memiliki gejala ketidaknyamanan, mereka harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk pemeriksaan, dan dokter akan memilih pengobatan yang sesuai, dan disarankan agar mereka berolahraga di bawah bimbingan dokter.