Anoreksia pediatrik dapat menyebabkan malnutrisi

  Di antara penyebab anoreksia adalah faktor psikologis dan kebiasaan makan yang buruk, yang sering kali membutuhkan bimbingan dan koreksi tepat waktu. Misalnya, berkonsentrasi saat makan, jangan bermain atau menonton TV saat makan; perhatikan suasana saat makan, jangan mengkritik atau memarahi anak saat makan, dan jangan memaksanya makan; pastikan makanan dimakan secara teratur dan di tempat yang tepat; untuk anak-anak yang sedang bermain dengan penuh semangat, beritahukan kepada mereka untuk secara bertahap menghentikan kegiatan mereka 15 menit sebelum makan, sehingga perhatian mereka bisa dialihkan untuk makan; perhatikan cara memasak makanan, seperti warna, aroma, dan rasa, untuk meningkatkan nafsu makan. nafsu makan.  Selain itu, anoreksia dikaitkan dengan kekurangan nutrisi. Pada defisiensi vitamin B1, buang air besar berkurang dan nafsu makan berkurang. Yang juga terabaikan adalah fakta bahwa kekurangan lisin juga dapat menyebabkan nafsu makan yang rendah. Apa hubungan antara lisin dan nafsu makan yang rendah? Lisin adalah asam amino esensial dalam tubuh dan harus dikonsumsi dari makanan. Ini terutama ditemukan dalam makanan hewani, tetapi jumlah lisin dalam sereal sangat rendah. Lisin juga mudah dihancurkan selama proses memasak dan memasak makanan. Lisin diperlukan untuk sintesis karnitin endogen dalam tubuh, yang sangat penting untuk transportasi dan pemanfaatan lemak intraseluler. Kekurangan lisin dalam tubuh dapat menyebabkan kelemahan otot, tonus otot yang rendah, berkurangnya motilitas usus dan nafsu makan yang buruk; dengan penambahan lisin dan vitamin B1, motilitas usus meningkat, nafsu makan meningkat dan nafsu makan membaik. Selain itu, lisin juga terlibat dalam sintesis berbagai enzim pencernaan di pankreas, yang dapat melancarkan pencernaan.