Apa yang harus saya lakukan jika bayi saya tidak menyukai makanan pendamping ASI?

       Dapat dipahami bahwa biasanya setelah usia 4 bulan, kandungan nutrisi ASI dan susu formula tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan bayi yang terus bertambah, sehingga untuk menambah nutrisi mereka, orang tua harus menambahkan makanan pendamping ASI pada waktunya. Namun, sering kali, para ibu berusaha keras untuk menyiapkan berbagai makanan pendamping ASI untuk dicoba oleh bayi mereka, tetapi bayi biasanya menjilatnya lalu memalingkan muka dan berhenti makan. Faktanya, ada banyak alasan mengapa bayi tidak mau makan MPASI, jadi kita hanya perlu mencari tahu alasannya dan kemudian mengatasinya.  Alasan 1: Tidak tahu cara “makan” Pada usia 4 hingga 6 bulan, otot bibir dan lidah bayi sudah lebih lentur, sehingga orang tua dapat mulai melatihnya untuk makan makanan pendamping ASI seperti pasta nasi, bubur buah, dan bubur sayur. Namun, ketika makanan pendamping ASI diperkenalkan, beberapa bayi akan terbiasa menggunakan tindakan mengisap yang terampil untuk mendapatkan makanan, tetapi makanan baru ini tidak dapat diperoleh dengan cara mengisap, sehingga bayi akan mulai menjadi tidak sabar dan mendorong makanan ke arah luar dengan lidah mereka. Ini bukan karena bayi tidak menyukai rasa makanan baru tersebut, tetapi karena bayi belum tahu cara menelannya. Bagi orang tua, jika mereka melihat perilaku ini pada bayi mereka, mereka dapat bersabar dan menyuapi bayi mereka dengan sendok beberapa kali lagi. Jika Anda memberikan lebih banyak waktu dan kesempatan kepada bayi Anda untuk berlatih makan makanan pendamping ASI, ia akan terbiasa makan dengan sendok.  Alasan 2: Memberi terlalu banyak dan terlalu cepat Banyak orang tua baru yang terburu-buru menambahkan makanan kepada bayi mereka dan cenderung memberi makan terlalu cepat. Jika Anda mendapati bayi Anda kesulitan menelan atau menumpahkan makanan, ingatlah untuk menyesuaikan jumlah makanan yang Anda berikan setiap kali, berikan porsi yang lebih kecil per sendok untuk memudahkan bayi Anda makan. Ingatlah juga untuk memberi bayi Anda istirahat dari aktivitas berat setelah memberinya makan.  Alasan 3: Tidak sesuai selera Beberapa orang tua yang sibuk bekerja sering memberikan makanan yang itu-itu saja kepada bayi mereka karena alasan kenyamanan. Untuk merangsang nafsu makan bayi Anda, orang tua harus berinovasi dengan jenis makanan yang sesuai dengan karakteristik bayi Anda di setiap bulannya. Dapat dipahami bahwa sering kali bayi tidak menolak makanan tertentu karena mereka tidak menyukai makanan itu sendiri, tetapi mungkin terkait dengan bentuk makanan tersebut. Sebagai contoh, beberapa bayi tidak menyukai pasta nasi polos, tetapi jika disajikan dengan kuning telur atau sayuran yang dihaluskan, mereka akan menyukainya lagi.  Alasan 4: Suasana makan yang tidak menyenangkan Bayi tumbuh dan secara bertahap menjadi sadar akan dunia luar, terutama emosi ibu dan ayahnya. Ketika bayi Anda menolak untuk makan MPASI, orang tua tidak boleh memarahi bayi Anda dengan keras atau bahkan memaksakan makanan kepadanya.