Infeksi folikel rambut paling sering disebabkan oleh bakteri, tetapi sebagian kecil orang memiliki infeksi jamur. Pada infeksi folikel bakteri, organisme penyebab yang paling umum adalah Staphylococcus aureus, yang biasanya bermanifestasi sebagai kemerahan lokal, bengkak, panas dan nyeri. Jika ruam relatif terbatas, obat topikal dapat digunakan, umumnya salep mupirocin, krim asam fusidat, salep eritromisin, dll. Jika ruam lebih luas dan obat topikal tidak efektif, obat oral seperti sefalosporin dan makrolida dapat dipertimbangkan. Jika area infeksinya besar, nanah telah terbentuk dan ada perasaan yang berfluktuasi, diperlukan insisi dan drainase yang tepat waktu. Selain itu, terapi fisik, seperti sinar inframerah jauh, radiasi ultraviolet, dll., juga dapat digunakan. Jika infeksi disebabkan oleh infeksi jamur, seperti Malassezia folliculitis, biasanya ada rasa gatal ringan, sensasi terbakar dan menyengat, yang dapat diobati dengan obat antijamur topikal dan oral.