Mayoritas nodul di paru-paru kiri atas adalah lesi jinak secara klinis, seperti infeksi inflamasi, pseudotumours inflamasi, dan lesi yang menempati ruang lainnya. Misalnya, nodul inflamasi pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, termasuk Staphylococcus aureus, Klebsiella, Pseudomonas aeruginosa, jamur, dan Mycobacterium tuberculosis. Fibrosis dan kalsifikasi dengan berbagai tingkat lesi terutama terdapat. Hal ini juga terlihat pada fibrosis difus idiopatik paru-paru interstisial dan pada penyakit akibat kerja seperti silikosis dan pneumokoniosis. Sangat jarang, nodul di paru-paru kiri atas terlihat sebagai lesi yang menempati ganas, yaitu karsinoma bronkopulmoner, karsinoma sel alveolar, dll. CT-enhanced imaging scan dapat dilakukan, dan biopsi nodul di paru-paru juga dapat diambil untuk pemeriksaan patologis dengan endoskopi bronkofibre untuk mengklarifikasi sifat nodul dan mengobatinya lebih awal.