Selama timbulnya penyakit ini, pasien akan mengalami berbagai gejala ketidaknyamanan, yang paling jelas adalah nyeri saraf, yang membuatnya sulit untuk tidur dan makan. Jika tidak diobati dengan benar atau karena sejumlah kelemahan, dapat berubah menjadi neuralgia posterior, yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun atau bahkan bertahun-tahun, dan pasien akan menderita untuk waktu yang lama. Seluruh keluarga menderita ketika satu orang terkena penyakit ini, sehingga memengaruhi kualitas hidup. Ada juga jenis herpes zoster yang spesifik: herpes okular, herpes telinga, herpes viseral, meningitis herpes, dan herpes zoster tanpa herpes. Herpes ini bersifat spesifik dan sangat berbahaya, beberapa di antaranya dapat menyebabkan kebutaan, ketulian dan bahkan kematian. Penyakit-penyakit ini sangat salah didiagnosis pada tahap awal dan harus ditangani secara serius oleh dokter dan pasien. Ini hanyalah penyakit kulit yang umum, tetapi harus segera dilihat. Tindakan pencegahan 1. Jangan terlalu gugup. Beberapa pasien mungkin mengalami lepuh besar, lepuh berdarah atau bahkan erosi pada kulit mereka, tetapi jangan gugup, karena dapat disembuhkan dalam waktu sekitar 10 hari jika diobati dengan benar dan biasanya tidak akan kambuh lagi setelah sembuh. 2. Istirahat yang cukup dan berikan makanan yang mudah dicerna serta banyak air. 3. Hindari makanan berminyak, makanan laut dan telur dalam diet Anda, dan cobalah untuk tidak makan unggas, tetapi makanlah makanan ringan. 4. Mencegah infeksi bakteri sekunder. Jangan menggosok area yang terkena untuk menghindari pecahnya lepuh. Kompres basah herbal atau Revnur dapat diterapkan secara topikal untuk mendorong lepuh mengering dan mengerak. 5. Pasien lansia dengan herpes zoster yang parah, terutama di kepala dan wajah, harus dirawat di rumah sakit untuk mencegah komplikasi. 6. Herpes zoster menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh rendah dan tindakan yang tepat harus diambil pada waktunya. Sebagian pasien mungkin masih mengalami neuralgia setelah lesi benar-benar hilang, sehingga penutupan lokal dan fisioterapi dapat digunakan untuk meredakan nyeri.