Keberadaan canthus memengaruhi ukuran dan bentuk mata serta efek kelopak mata, sehingga seiring dengan meningkatnya estetika, semakin banyak orang yang menerima dan meminta koreksi canthus, yang sering disebut sebagai membuka sudut dalam mata. Ada dua jenis canthus: primer dan sekunder. Secara klinis, ada tiga jenis canthus, yaitu jenis kelopak mata atas, jenis canthus bagian dalam, dan jenis terbalik, tergantung pada keselarasan canthus. Pada canthus primer, jika disertai dengan ptosis, celah kelopak mata yang kecil dan pelebaran kelopak mata bagian dalam, maka disebut sindrom kelopak mata. Kombinasi kelainan bentuk alis dikenal sebagai sindrom kelopak mata-alis. Jika tidak ada kelainan lain, hal ini disebut dengan canthus sederhana. Canthus sekunder biasanya disebabkan oleh kontraktur bekas luka lokal dan tarikan akibat trauma mekanis, luka bakar, infeksi, dll. Biasanya bersifat unilateral dan sering kali berhubungan dengan kerusakan pada jaringan di sekitarnya. Secara umum, canthopexy cocok untuk mereka yang mengalami canthus parah yang mempengaruhi penampilan estetika dan disertai dengan kelainan bentuk pada area sekitarnya, sedangkan canthus ringan sederhana yang tidak menimbulkan ketidaknyamanan dan tidak mempengaruhi penampilan estetika tidak memerlukan perawatan. Namun, seiring dengan meningkatnya keinginan masyarakat untuk memperbaiki penampilan mereka, semakin banyak pasien dengan canthus ringan yang membutuhkan perbaikan, sehingga semakin banyak orang yang meminta untuk melakukan canthoplasty bersamaan dengan blepharoplasty atau hanya canthoplasty. Canthopexy dapat menjadi solusi yang efektif untuk masalah canthus, membuat mata menjadi lebih besar, lebih menarik, dan lebih atraktif. Ada beberapa metode umum koreksi canthus sebagai berikut: 1. Metode eksisi kulit canthus: Metode ini cocok untuk pasien dengan canthus yang tidak terlalu banyak. Hasil dari metode bedah ini kurang ideal dan jarang digunakan saat ini. 2. Jahitan Y-V: Metode ini cocok untuk pasien dengan canthus ringan. Metodenya adalah dengan membuat sayatan horizontal berbentuk Y pada canthus medial, yang ukurannya ditentukan sesuai kebutuhan, dan lebar bagian atas dan bawah umumnya harus lebih besar daripada fisura kelopak mata. Jahitan akan dijahit dengan traksi ke sisi hidung dan luka akan berbentuk V melintang. 3. Metode Blair-Brown: Metode ini cocok untuk pasien yang lebih besar dengan jenis canthal yang berlebihan. Caranya adalah dengan membuat sayatan pada kantus bagian dalam, dikupas menjadi dua flap segitiga, dalam ke ligamentum kantus bagian dalam, ligamentum kantus bagian dalam ke jahitan dekat sisi hidung, kedua ujung flap ke traksi sisi hidung, jahitan di bagian atas sayatan melintang, dan terakhir menjahit setiap tepi luka kulit dalam bentuk isin. 4 . Metode Ping He: Berlaku untuk pasien dengan redundansi tipe canthal. Caranya adalah dengan membuat sayatan berbentuk gt di canthus bagian dalam, mengupas flap, memasang jarum di canthus bagian dalam dan mengendurkan kulit yang berlebihan. Kulit yang menonjol di atas dan di bawah canthus diangkat dan kemudian dijahit menjadi bentuk lt. 5 . Metode pembentukan Z: Sangat cocok untuk pasien dengan berbagai jenis canthus. Caranya adalah dengan membuat sayatan berbentuk Z pada canthus, mengupas jaringan subkutan di sekitar sayatan, membuat dua flap segitiga, menukar posisi kedua flap tersebut, lalu menjahit tepi kulit. Kedua flap kemudian ditukar dan tepi kulit dijahit menjadi satu. Dalam praktik klinis, ada dua jenis sayatan: “Z” positif dan “Z” negatif, di mana metode “Z” negatif lebih baik disembunyikan, dengan pemulihan yang lebih cepat dan bekas luka yang tidak terlalu terlihat. 6. Metode Mustarde (flap empat kali lipat): Metode ini cocok untuk pasien dengan canthus medial yang terbalik, dikombinasikan dengan canthus medial yang melebar, celah kelopak mata yang kecil, dan ptosis. Metode ini melibatkan pembuatan empat flap pada canthus medial, menukar posisi dan menjahitnya menjadi satu. 7. Koreksi flap Speath: Metode ini cocok untuk pasien dengan hipertrofi kantus yang dikombinasikan dengan ektropion kelopak mata bawah yang ringan. Flap berbentuk lidah dibuat di sisi medial kelopak mata atas di kantus medial, yang dikupas dan diputar ke area kulit kelopak mata bawah yang rusak.