Apa lagi yang harus saya perhatikan pada anak saya setelah operasi hidrosefalus?

  Terlepas dari jenis pembedahan yang digunakan untuk mengobati hidrosefalus, Anda dan dokter Anda harus terus mengawasi anak Anda untuk menentukan apakah cairan serebrospinal dalam shunt sudah jernih. Tekanan intrakranial bisa naik lagi setelah pembedahan, atau mungkin ada infeksi dan penyumbatan tabung. Situasi ini perlu segera ditangani untuk menghindari kerusakan otak permanen.  Sering menangis, anoreksia, lesu, atau muntah setelah pembedahan dapat mengindikasikan bahwa tekanan intrakranial bayi telah meningkat lagi. Pada anak yang lebih besar, dapat terjadi sakit kepala, kehilangan penglihatan, kebingungan, bicara cadel atau berjalan goyah. Infeksi shunt dapat menyebabkan demam, atau kemerahan dan pembengkakan kulit di sekitar shunt.  Seiring pertumbuhan anak Anda, Anda perlu mewaspadai tanda-tanda perkembangan otak yang tidak normal, yang mencakup ketidakmampuan belajar, disfungsi motorik dan gangguan bicara. Anda harus memberi tahu dokter Anda apabila Anda melihat gejala baru.  Proses pemantauan anak Anda untuk tanda-tanda kekambuhan hidrosefalus bisa sangat menuntut dan bisa menjadi tantangan jika anak Anda memiliki kebutuhan khusus. Anda juga perlu menjaga diri Anda sendiri dan mencari bantuan dari dokter atau organisasi terkait.