Melasma merupakan perhatian utama bagi wanita yang mencintai kecantikan dan mengetahui bahwa penyebabnya terkait dengan gangguan endokrin dan paparan sinar matahari. Selain penyebab-penyebab yang telah disebutkan di atas, ada juga penyebab-penyebab yang tidak diketahui oleh semua orang. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga perlu memperhatikan hal-hal berikut ini: Pertama: tidak menggunakan obat kontrasepsi dan menggunakan metode kontrasepsi lain sebagai gantinya. Kedua: Jangan terlalu sering menggunakan sabun antiseptik atau pembersih. Sekresi bakteri yang ada di permukaan kulit merupakan perlindungan bagi epidermis, membentuk lapisan lipid asam lemah pada permukaan kulit. Disbiosis akan menyebabkan perubahan nilai PH kulit dan pengurangan fungsi pertahanan kulit. Ketiga: Jangan menggunakan kosmetik sembarangan. Penggunaan kosmetik yang tidak tepat akan memicu proliferasi melanosit dan memperparah chloasma. Keempat: Jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan atau obat fotosensitif, yang akan memperburuk gejala setelah terpapar sinar matahari. Kelima: Jaga suasana hati Anda tetap rileks, berhati-hatilah terhadap kemarahan dan bersikap “tidak berperasaan”. Keenam: Cobalah untuk memastikan komunikasi yang teratur antara suami dan istri. Ada banyak klasifikasi melasma yang berbeda. Metode klasifikasi yang direkomendasikan oleh Pigmentology Group of the Dermatology Branch of the Chinese Medical Association adalah menurut lokasi melanosit: epidermis; dermis, tipe campuran, dan tipe tak tentu. Kemanjuran melasma sangat berkaitan dengan klasifikasi klinis melasma, ada yang bisa diberantas dan ada juga yang hanya bisa dipudarkan!