Probiotik dapat dikonsumsi untuk pengobatan simtomatik peradangan selaput seboroik mesenterika, tetapi jenis obat ini bukan pengobatan utama penyakit ini, diagnosis dan pengobatan spesifik harus mengikuti petunjuk dokter.
Probiotik (sediaan yang umum digunakan seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium) terutama digunakan untuk mengobati gejala pencernaan seperti sembelit dan diare yang berhubungan dengan gangguan flora usus. Pasien dengan seboroik mesenterika dapat menderita disfungsi usus karena reaksi peradangan kronis di saluran usus, yang dapat diobati secara simtomatis dengan sediaan probiotik.
Namun, perlu dicatat bahwa sediaan probiotik hanya dapat digunakan sebagai pengobatan tambahan untuk peradangan selaput lendir mesenterika, dan untuk mengontrol reaksi peradangan saluran usus, glukokortikosteroid (misalnya, hidrokortison), agen imunosupresif (misalnya, metotreksat) dan obat lain harus digunakan, dan pembedahan (misalnya, pelepasan adhesi usus) juga diperlukan bila terjadi komplikasi seperti obstruksi usus.
Perlu juga dicatat bahwa kontraindikasi dan efek samping dari sediaan probiotik tidak jelas. Oleh karena itu, jika diagnosis lipofuscinosis mesenterika telah dikonfirmasi, rencana perawatan individual harus dirumuskan di bawah bimbingan dokter, dan obat harus diberikan sesuai dengan instruksi dokter untuk mencapai prognosis yang baik. Jangan membuangnya sendiri, menggunakan obat secara membabi buta, untuk menghindari intervensi yang tidak tepat, yang mengakibatkan konsekuensi yang merugikan.