Penyebab kelelahan visual

  Kelelahan visual adalah gangguan umum dalam oftalmologi saat ini. Pasien menderita berbagai gejala, umumnya termasuk kerja jarak dekat yang tidak berkelanjutan, nyeri di sekitar mata dan orbit, penglihatan kabur, mata kering dan robek, dan dalam kasus yang parah, sakit kepala, mual dan vertigo. Ini bukan penyakit yang berdiri sendiri, tetapi sekelompok sindrom kelelahan karena berbagai penyebab.

  I. Penyebab umumnya adalah

  1. Penyebab mata itu sendiri

  Seperti miopia, hiperopia, astigmatisme dan kelainan refraksi lainnya, faktor penyesuaian, faktor otot mata, konjungtivitis, keratitis, memakai kacamata tidak cocok, dll;

  2. Faktor sistemik

  Seperti neurasthenia, kerja fisik yang berlebihan, histeria atau wanita menopause;

  3.Faktor lingkungan

  Seperti cahaya yang tidak mencukupi atau terlalu kuat, distribusi sumber cahaya yang tidak merata atau berkedip-kedip, target yang terlalu kecil, terlalu tipis atau tidak stabil, dll.

  2. Penyebab umum kelelahan visual meliputi

  1. Kesalahan refraksi

  Termasuk miopia, hiperopia dan astigmatisme yang tidak terkoreksi pada waktunya;

  2.Pemakaian kacamata yang tidak tepat

  Seperti miopia tinggi, rabun dekat tidak cukup, dll.;

  3.Perbedaan pembiasan antara dua mata terlalu besar

  Seperti 200 derajat miopi pada satu mata dan 600 derajat miopi pada mata lainnya;

  4, strabismus tersembunyi, kelumpuhan otot ekstraokular, kekuatan otot mata yang tidak seimbang;

  5 . Lansia mengalami kesulitan melihat benda-benda dekat karena daya penyesuaian yang menurun;

  6.Penyakit mata

  Seperti mata kering, tekanan intraokular tinggi pada glaukoma, neuralgia supraorbital dan paranasalgia.

  Tindakan pencegahan

  1. Jalani kehidupan yang teratur, istirahat dan tidur yang cukup.

  2, meningkatkan lingkungan kerja, pencahayaan cahaya harus moderat, pencahayaan langsung dan kombinasi pencahayaan tidak langsung, sehingga kecerahan di sekitar benda kerja tidak terlalu rendah daripada kecerahan benda kerja.

  3. Mempertahankan tingkat kelembapan tertentu di dalam ruangan selama musim kemarau atau ketika menggunakan AC.

  4.Perhatikan kebersihan mata. Duduk tegak dan jaga jarak yang tepat di antara benda-benda. Hindari pekerjaan yang panjang, dekat dan terlalu halus. Saat menggunakan komputer untuk waktu yang lama, kejernihan layar harus baik, kecerahannya harus moderat, jarak antara mata dan layar harus sekitar 60 cm, dengan kedua mata melihat ke bawah atau agak ke bawah pada layar neon, beristirahat selama 5 hingga 10 menit setiap jam kerja, mencoba memalingkan muka, rileks, dan lebih banyak berkedip.

  5, makan lebih banyak makanan yang kaya vitamin A dan B, seperti wortel, daun bawang, bayam, tomat, tahu, susu, telur, hati hewan, daging tanpa lemak, dll.

  6, Lutein adalah unsur nutrisi penting yang ada di jaringan mata, dengan sifat oksidatif yang kuat, meningkatkan mikrosirkulasi mata dan menghilangkan gejala seperti kelelahan penglihatan dan kekeringan. Ambil beberapa produk yang mengandung lutein tingkat tinggi, seperti Lutein Pupil, yang secara efektif dapat meredakan kelelahan visual.

  7. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk mendeteksi dan mengobati penyakit sedini mungkin. Jika memungkinkan, deteksi dini dan pemberantasan patologi primer dapat dicapai, misalnya, dengan mengoreksi kelainan refraksi melalui lensa resep dan mengkompensasi strabismus eksoftalmik melalui pelatihan otot ekstraokular.

  8. Obat tetes mata untuk meredakan ketegangan mata harus selalu digunakan di bawah bimbingan dokter. Pasien dengan mata kering sebaiknya memilih air mata buatan bebas pengawet.

  9. Pasien dengan penyakit organik sistemik dan gangguan psikologis harus mencari bantuan spesialis pada waktu yang tepat.