Psikoterapi Perilaku untuk Penyakit Tidur Episodik

  Mengoptimalkan kebersihan tidur merupakan hal yang penting dan efektif dalam meningkatkan tingkat tidur malam hari dan terjaga di siang hari pada penyakit tidur episodik. Ini termasuk: membantu pasien untuk menjaga praktik kebersihan tidur yang baik, termasuk menetapkan waktu tidur dan bangun yang teratur; menghindari alkohol dan obat penenang (tidak diresepkan oleh dokter); menghindari cokelat dan minuman berkafein yang berlebihan; menghindari kurang tidur; dan menghindari merokok. Pengaturan yang wajar dapat dibuat untuk tidur siang, yang dapat dijadwalkan setelah istirahat minum teh atau makan siang, agar tidak mengganggu belajar atau bekerja dan untuk menghindari tidur yang tidak terkendali yang terjadi dalam situasi yang berbahaya (misalnya saat mengemudi); durasi tidur siang umumnya dibatasi hingga 30 menit; jumlah tidur siang tergantung pada frekuensi kantuk, umumnya 1 hingga 3 kali sehari. Tidur siang yang tepat tidak hanya menghilangkan stres tidur siang hari dan mengembalikan energi yang baik, tetapi juga membantu mengurangi dosis obat.  Intervensi komunikasi dan psikologis juga penting: membantu pasien untuk memahami gejala gangguan tidur episodik, apa yang harus dilakukan jika mereka mengalami gejala, efektivitas berbagai obat pada penyakit dan efek sampingnya, dan prognosis penyakit dapat mengurangi beban psikologis tambahan yang disebabkan oleh kekhawatiran yang berlebihan, dan membantu meningkatkan kepercayaan diri pasien dan sikap positif terhadap penyakit. Selain itu, dukungan keluarga dan sosial dari orang tua, pasangan dan kolega dapat membantu pasien untuk mengadopsi sikap positif dan sehat terhadap kehidupan dan kembali ke kehidupan sehari-hari mereka. Pasien dengan gejala psikologis harus ditangani dengan intervensi psikologis profesional.