Apa yang harus saya lakukan jika saya menemukan benjolan di payudara saya?

  Seiring dengan meningkatnya standar hidup dan tumbuhnya kesadaran akan perawatan diri, semakin banyak wanita yang memperhatikan kesehatan mereka sendiri, dan banyak di antara mereka yang sering melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Setelah benjolan payudara ditemukan, beberapa orang khawatir tentang kanker payudara sepanjang hari, sementara yang lain memiliki sikap yang berlawanan dan membiarkannya, yang mengakibatkan penundaan. Apa yang harus kita lakukan ketika menemukan benjolan pada payudara?  Benjolan pada payudara adalah kondisi yang sangat umum dengan banyak penyebab, termasuk jinak, ganas, dan batas. Yang jinak meliputi: fibroadenoma, kista, lipoma, massa mastopati, papiloma intraduktal, dan massa inflamasi; yang ganas meliputi kanker payudara primer dan sekunder; dan yang junctional terutama tumor lobulasi.  Biasanya, ‘benjolan’ payudara yang bervariasi dengan siklus menstruasi dan disertai dengan rasa sakit dan bengkak adalah tanda khas penyakit payudara. Jaringan payudara yang membesar membentuk nodul atau massa lurik dan bukan merupakan tumor dalam arti sebenarnya. Fibroadenoma terjadi pada wanita muda selama masa pubertas dan merupakan benjolan yang keras, halus, dan dapat bergerak, yang mungkin disebabkan oleh sensitivitas estrogen lokal pada jaringan payudara dan perlu diangkat melalui pembedahan setelah terdeteksi. Hal ini dapat disebabkan oleh drainase ASI yang buruk selama menyusui dan dapat menyebabkan mastitis akut, yang ditandai dengan bintil-bintil keras yang terlokalisasi, kemerahan pada kulit, peningkatan suhu kulit, rasa sakit dan demam, serta pada kasus yang parah, fluktuasi lokal yang mengindikasikan terbentuknya abses. Benjolan yang tidak nyeri, tunggal, dan keras sangat penting karena sering kali merupakan tanda kanker payudara.  Faktanya, cara terbaik untuk mendeteksi benjolan adalah pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan. Sifat benjolan payudara biasanya dapat ditentukan melalui pemeriksaan dokter dan beberapa tes tambahan seperti USG, mamografi dan MRI, dll. Dokter juga akan menangani benjolan tersebut dengan tepat.  Pemeriksaan payudara secara teratur dapat membantu mendeteksi penyakit payudara pada tahap awal. Olahraga, suasana hati yang bahagia, tidur teratur, diet ringan, diet tinggi serat, rendah lemak, dan menyusui juga dapat membantu mencegah penyakit payudara.