Seberapa banyak yang saya ketahui tentang perawatan prakonsepsi?

I. Pendidikan dan bimbingan kesehatan Prinsip yang digunakan adalah menggabungkan bimbingan universal dan bimbingan individual, dengan isi utama meliputi: (1) Kehamilan yang dipersiapkan dan direncanakan, menghindari kehamilan pada usia lanjut. (2) Nutrisi yang tepat dan pengendalian kenaikan berat badan. (3) Suplementasi asam folat sebanyak 0,4-0,8 mg/d, atau multivitamin yang telah terbukti secara medis mengandung asam folat. Wanita hamil dengan cacat tabung saraf (NTD) sebelumnya memerlukan suplementasi asam folat 4mg/d. (4) Wanita dengan penyakit genetik, kronis, dan infeksi yang sedang mempersiapkan kehamilan harus dinilai dan dipandu. (5) Gunakan obat dengan bijak dan hindari obat yang dapat memengaruhi perkembangan janin secara normal. (6) Hindari paparan zat beracun dan berbahaya di lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja (misalnya radiasi, suhu tinggi, timbal, merkuri, benzena, arsenik, pestisida, dll.) dan hindari kontak dekat dengan hewan peliharaan. (7) Mengubah kebiasaan buruk (misalnya merokok, alkoholisme, penyalahgunaan narkoba, dll.) dan gaya hidup; (8) Menjaga kesehatan mental, meringankan tekanan mental dan mencegah terjadinya masalah psikologis selama kehamilan dan setelah melahirkan. (9) Memilih olahraga dengan bijak. (1) Tanyakan tentang status kesehatan pasangan yang sedang mempersiapkan kehamilan. (2) Kaji riwayat penyakit kronis sebelumnya, riwayat keluarga dan genetik, dan informasikan kepada mereka yang tidak rentan terhadap kehamilan. (3) Riwayat kehamilan dan persalinan yang tidak baik. (4) Gaya hidup, diet dan nutrisi, status pekerjaan dan lingkungan kerja, olahraga (persalinan), kekerasan dalam rumah tangga, hubungan interpersonal, dll. 2. Pemeriksaan fisik: (1) Termasuk pengukuran tekanan darah dan massa tubuh, perhitungan indeks massa tubuh (IMT), IMT = massa tubuh (kg)/tinggi badan O. (2) Pemeriksaan ginekologi rutin. (3) Pemeriksaan penunjang 1. Pemeriksaan wajib: (1) Pemeriksaan darah rutin; (2) Pemeriksaan urin rutin; (3) Golongan darah (ABO dan Rh); (4) Fungsi hati; (5) Fungsi ginjal; (6) Gula darah puasa; (7) HbsAg; (8) Sifilis spirochete; (9) Skrining HIV; (10) Sitologi leher rahim (bila belum pernah diperiksa dalam waktu 1 tahun). 2. Pemeriksaan tambahan: (1) Pemeriksaan virus herpes simpleks (TORCH); (2) Pemeriksaan sitologi leher rahim (bila belum pernah diperiksa dalam waktu 1 tahun). Pemeriksaan virus herpes simpleks (TORCH). (2) Tes keputihan (keputihan rutin, gonokokus, Chlamydia trachomatis) (3) Tes fungsi tiroid (4) Skrining talasemia (5) Tes toleransi glukosa oral 75g (OGTT: untuk wanita yang berisiko) (6) Tes lipid (7) Ultrasonografi ginekologi (8) Elektrokardiogram (9) Rontgen dada Catatan: Jangan abaikan pemeriksaan mulut, masalah gusi apa pun harus harus diobati sebelum kehamilan.