Bagaimana miopi dapat dicegah pada anak-anak?

  Mata adalah jendela penting untuk informasi eksternal, 85% informasi diperoleh melalui mata, miopia merupakan penyakit mata pertama yang mempengaruhi penglihatan. Dalam beberapa tahun terakhir, kejadian miopi telah meningkat pada usia yang lebih muda, dan prevalensi miopi di kalangan anak-anak meningkat dari tahun ke tahun. Menurut statistik, prevalensi miopi di kalangan siswa sekolah dasar di Shanghai adalah sekitar 30% dan 60% di kalangan siswa sekolah menengah, membuat miopi menjadi penyakit mata paling umum yang mempengaruhi kesehatan bangsa. Penyebab miopia meliputi faktor genetik dan lingkungan, dengan sebagian besar kasus yang disebabkan oleh faktor genetik adalah miopia tinggi dan sebagian besar kasus disebabkan oleh faktor lingkungan, yaitu penggunaan mata yang berlebihan dan kebersihan mata yang buruk. Penggunaan mata yang berlebihan merupakan faktor penting dalam meningkatnya insiden miopi di kalangan anak muda. Jam belajar yang panjang, durasi yang lama dan tidur yang singkat (dua lama dan satu sebentar), banyak tugas ekstra kurikuler, banyak ujian dan sedikit waktu untuk kegiatan ekstra kurikuler (dua lebih banyak dan satu lebih sedikit) menambah beban pada mata. Menonton televisi dan bermain game komputer menambah beban pada mata. Terutama selama liburan musim panas dan musim dingin, anak-anak dapat menonton TV dan bermain game komputer tanpa kontrol dari orang tua mereka, membuat liburan musim panas dan musim dingin menjadi periode tingginya insiden miopia. Kebiasaan mata yang buruk, termasuk menggunakan mata terlalu dekat, membaca dalam gerbong yang bergejolak, membaca sambil berjalan, membaca di bawah sinar matahari langsung atau cahaya redup, dan membaca sambil berbaring di tempat tidur, lebih lanjut berkontribusi pada perkembangan miopi.  Mata anak-anak masih dalam tahap perkembangan dan rentan terhadap perubahan lingkungan eksternal. Penggunaan mata yang berlebihan dan kebiasaan mata yang buruk dapat dengan mudah berkontribusi pada perkembangan miopi. Oleh karena itu, pencegahan dan pengendalian miopi harus berfokus pada perbaikan lingkungan visual, mengembangkan kebiasaan membaca dan menulis yang baik serta postur tubuh, dan menghindari penggunaan mata yang berlebihan. Pencahayaan di lingkungan membaca dan menulis harus sesuai dan tidak boleh terlalu gelap atau terlalu terang. Fokus utama pencegahan adalah memperbaiki lingkungan visual, mengembangkan kebiasaan membaca dan menulis serta postur tubuh yang baik, dan menghindari penggunaan mata yang berlebihan. Perawatan utama untuk miopi pada anak-anak adalah kacamata. Orang tua tidak boleh mempercayai perangkat dan obat-obatan tertentu. Beberapa orang tua percaya bahwa “lebih baik tidak memakai kacamata untuk miopi, semakin banyak Anda memakainya, maka akan semakin dalam”, yang mana hal ini tidak ilmiah. Lensa OK (keratoplasti) dan RGP (lensa kontak permeabel gas kaku) dapat memperlambat perkembangan miopi dan dapat dipertimbangkan untuk anak-anak dengan perkembangan miopi yang cepat. Kacamata multifokal progresif juga berguna dalam memperlambat perkembangan miopi, tetapi hanya pada anak-anak dengan obliquity internal, yang hanya sebagian kecil dari populasi. Pada anak-anak dengan eksotropia, hal ini bisa berbahaya. Kesimpulannya, anak-anak adalah usia yang paling rentan terhadap miopi dan pencegahan miopi adalah penting dan harus dimulai dari anak-anak.