Apa yang salah dengan sakit kepala, pusing dan mual?

  Banyak orang mengalami sakit kepala, pusing, mual dan ketidaknyamanan lainnya dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mereka umumnya disebabkan oleh dua kategori utama: lesi organik dan lesi non-organik.  1. Lesi non-organik yang umum: stres mental dan kelelahan dapat menyebabkan kondisi suplai darah yang tidak adekuat ke arteri vertebralis, yang mengakibatkan gejala seperti pusing dan mual. Ketegangan mental yang tinggi dan kelelahan fisik yang kronis, juga cenderung memperburuk sakit kepala dan pusing. Sakit kepala, pusing dan mual dapat terjadi ketika pasien mengonsumsi obat tertentu untuk penyakit tertentu. Konsumsi kopi dan alkohol yang berlebihan juga dapat membuat pusing dan sakit kepala muncul atau memburuk.  2. Lesi organik: penyakit serebrovaskular (infark serebral, pendarahan otak), anemia berat, tekanan darah tinggi atau rendah, gula darah rendah, beberapa penyakit telinga bagian dalam, spondilosis servikal, dll., semuanya dapat menyebabkan sakit kepala, pusing dan mual. Ada juga cedera otak traumatis, epilepsi tertentu, disfungsi vegetatif, penyakit jantung koroner stadium lanjut, dan pilek yang bisa terjadi. Kondisi yang paling umum adalah suplai darah yang tidak memadai ke arteri basilar dan spondilosis servikal. Lesi organik harus diberi prioritas tinggi.  Untuk lesi non-organik, pengaturan diri sendiri diperlukan untuk meringankan gejala. Lesi organik memerlukan perawatan spesialis di rumah sakit.