Anak-anak sesekali mimisan, mungkin karena faktor fisiologis, seperti perubahan lingkungan, kebiasaan buruk dan penyebab mimisan lainnya, tetapi juga karena faktor patologis, seperti trauma, penyakit dan penyebab lainnya. Pertama, faktor fisiologis 1, rangsangan lingkungan: suhu dalam ruangan terlalu tinggi atau terlalu rendah, udara kering, kualitas lingkungan yang buruk dan faktor-faktor lain dapat menyebabkan mimisan sesekali pada anak kecil, karena lingkungan eksternal menyebabkan kekeringan yang berlebihan pada rongga hidung, mempengaruhi mukosa hidung dan permeabilitas kapiler, yang pada gilirannya dapat muncul fenomena mimisan; 2, kebiasaan buruk: beberapa anak karena usia yang masih muda, kebiasaan kebersihan pribadi yang buruk, suka mengupil dengan jari, tetapi Karena kuku yang panjang, mukosa hidung dapat rusak dalam proses pengambilan upil, yang dapat menyebabkan mimisan; 3, kelainan struktur fisiologis: misalnya, septum hidung menyimpang, karena perkembangan tulang yang tidak merata yang membentuk septum hidung, mimisan sesekali dapat terjadi, dan juga disertai dengan sakit kepala, hidung tersumbat, dan gejala lainnya. Kedua, faktor patologis 1, trauma: anak-anak secara alami suka bermain dan aktif, tidak dapat dihindari untuk terbentur dalam gerakan, benda asing menyebabkan trauma hidung, dapat menyebabkan mimisan; 2, penyakit: seperti hepatitis, penyakit darah, demam berdarah, campak, rinitis, dan penyakit lainnya dapat menyebabkan mimisan. Selain itu, ketika anak sakit dan demam, kapiler mukosa hidung dalam keadaan mengembang, dan jika disertai dengan batuk yang hebat, kapiler dapat pecah dan berdarah.