Cara Membaca Daftar Periksa Semen Rutin

Pemeriksaan air mani adalah tes yang sangat penting dalam proses diagnosis dan pengobatan infertilitas pria, dan merupakan dasar yang penting untuk mengevaluasi kesuburan pria. Pemeriksaan ini meliputi metode pengumpulan air mani, pengujian fisik air mani, viabilitas sperma secara objektif. Pengukuran viabilitas dan pengamatan morfologi sperma dan aspek lainnya. (1) Pengumpulan spesimen air mani: spesimen harus dikumpulkan dengan berpantang selama 3-7 hari. Umumnya air mani diambil dengan metode masturbasi di laboratorium, dan semuanya dikumpulkan ke dalam wadah kaca yang bersih, tidak menggunakan kondom dan botol plastik, dan spesimen harus tetap hangat dan dikirim untuk diperiksa dalam waktu 30 menit. (2) Analisis air mani: (1) Volume air mani: ≥2ml, <7ml. (2) Nilai PH: 7,2~7,8. (3) Kepadatan sperma: ≥20×106/ml. jika lebih rendah dari 20×106/ml, maka kesuburannya akan berkurang. ④ Viabilitas sperma ≥60%. Mobilitas: ≥50% spermatozoa bergerak maju atau ≥25% spermatozoa bergerak cepat dalam garis lurus dalam waktu 60 menit setelah pengambilan spesimen. (6) Morfologi: ≥ 50% spermatozoa dengan morfologi normal. Leukosit: ≤1×106/ml. ⑧ Waktu pencairan: <60 menit. ⑨ Viskositas: panjang filamen lendir kurang dari 2 cm adalah normal.