Kelainan sumbu mata yang disebabkan oleh penggunaan mata yang dekat seperti membaca, bermain game komputer dan melihat telepon genggam telah menjadi penyebab utama miopia pada siswa. Oleh karena itu, anak-anak tidak boleh membaca buku dengan banyak teks sebelum usia 5 tahun. Mereka hanya boleh membaca buku dengan gambar besar dan tidak boleh terpapar perangkat elektronik seperti komputer dan ponsel terlalu dini. Para orang tua juga harus berhati-hati ketika membelikan buku bacaan untuk anak-anak mereka, jangan memilih buku kertas yang halus dan mudah memantulkan cahaya, tetapi belilah buku bacaan dengan kertas yang agak menguning. Setelah setengah jam hingga satu jam membaca atau menulis, Anda harus beristirahat selama 10 menit untuk memalingkan muka, menutup mata dan beristirahat atau melakukan latihan mata. Jangan menonton TV, bermain komputer, bermain video game, atau melihat ponsel untuk jangka waktu yang lama, dan berhati-hatilah untuk menjaga jarak mata Anda dari layar neon. Mengerjakan pekerjaan rumah di atas meja akan menambah beban pada mata dan menyebabkan kelelahan visual, yang dapat dengan mudah menyebabkan atau memperdalam miopi. Ketika membaca dan menulis, postur tubuh yang benar harus dipertahankan (satu kaki, satu kepalan tangan, satu inci) yaitu mata satu kaki (33 cm) dari buku; dada satu kepalan tangan (10 cm) dari tepi meja; tangan satu inci (3,3 cm) dari ujung pena. Ketika anak sedang membaca dan belajar, orang tua sebaiknya memilih lampu pijar 35-40 watt untuk anak mereka sebagai lampu meja untuk belajar. Lampu pelindung mata dan lampu hemat energi tidak melindungi mata karena efek “strobo”-nya. Tempatkan lampu di sudut kiri atas meja. Hal ini karena cahaya pijar lebih lembut dan lebih mudah bagi mata untuk menyesuaikan diri, mencegah ketegangan mata yang disebabkan oleh terlalu banyak cahaya atau terlalu sedikit cahaya. Tidur yang cukup dan aktif di luar ruangan. Jaga jarak pandang anak Anda lebih dari 5 meter dan ikut serta dalam latihan fisik untuk meningkatkan kebugaran fisik. Lakukan senam mata setiap hari dan lakukan dengan hati-hati dan sering, dengan gerakan dan titik akupunktur yang akurat. Perhatikan gizi seimbang, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, jangan pilih-pilih makanan, dan jangan minum minuman berkarbonasi atau kurangi minum. Lakukan pemeriksaan penglihatan secara teratur dan segera tangani masalah apa pun. Lakukan tindakan pencegahan, sejak dini dan muda, dari taman kanak-kanak dan seterusnya, untuk melindungi perkembangan normal mata.