Apendisitis kronis biasanya tidak memerlukan pembedahan darurat. Apendisitis kronis berkembang setelah episode berulang apendisitis akut telah membaik dengan pengobatan konservatif. Apendisitis kronis biasanya dapat diobati sementara dengan pengobatan simtomatik anti-infeksi dan dapat dilanjutkan dengan pengobatan konservatif setelah gejalanya mereda. Jika radang usus buntu kronis berulang dan memengaruhi pekerjaan, studi dan aspek kehidupan lainnya, maka dianjurkan untuk melakukan pembedahan. Pembedahan dapat dilakukan secara terbuka atau invasif minimal. Selain itu, sebelum diagnosis apendisitis kronis dapat dipastikan, diperlukan tes, terutama CT scan perut bagian bawah. Kolonoskopi juga diperlukan untuk mendeteksi penyakit lain pada saluran usus.