Apakah pupil yang melebar berarti kematian?

Pernyataan bahwa pupil yang melebar pasti membunuh Anda adalah tidak benar. Intensitas cahaya menyebabkan perubahan ukuran pupil. Jika cahayanya lemah, pupil akan menjadi lebih besar. Selain mengatur efek cahaya, penyakit juga dapat menyebabkan pupil melebar, seperti hematoma intrakranial, trauma kranial, serebritis, keracunan gas buang dan glaukoma. Ada juga obat-obatan yang digunakan, seperti atropin, neurontin dan epinefrin yang juga dapat melebarkan pupil. Pada sebagian pasien dengan glaukoma sekunder, sirkulasi atrium yang buruk juga dapat menyebabkan pupil melebar. Banyak klinisi menganggap pupil sebagai indikator sensitif fungsi vital. Jika pupil tidak responsif terhadap cahaya atau tidak ada, dan pupil menjadi melebar, itu berarti kematian sudah dekat, dan pada pasien koma, pupil secara bertahap akan meningkat ukurannya seiring dengan meningkatnya kehilangan kesadaran, yang menandakan akhir kehidupan. Ketika pupil dilebarkan, pupil tidak menyempit bahkan ketika terpapar cahaya terang, sehingga fotofobia dapat terjadi, menyebabkan kerusakan pada fundus jika cahaya disorotkan langsung ke mata. Apabila pasien memiliki pupil yang melebar yang tidak dapat dijelaskan, penting untuk segera mencari pertolongan medis dari unit gawat darurat atau dokter spesialis mata untuk mencegah keterlambatan.