Apa yang harus saya lakukan jika anak saya mengalami anoreksia?

  Anoreksia nervosa adalah kondisi umum pada anak-anak yang kehilangan nafsu makan dalam jangka waktu yang lama, tidak mau makan, atau bahkan menolak untuk makan, tanpa adanya penyakit lain. Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak usia 1 hingga 6 tahun, dengan insiden yang lebih tinggi di daerah perkotaan daripada di daerah pedesaan, dan sebagian besar terkait dengan pemberian makanan yang tidak tepat. Prognosis umumnya baik. Namun, jika durasi anoreksia terlalu lama, asupan nutrisi yang tidak mencukupi, retardasi pertumbuhan, kekurangan qi dan darah, serta berkurangnya daya tahan tubuh terhadap penyakit, maka dapat dengan mudah menyebabkan noma sekunder, anemia, rakhitis, pilek berulang, batuk, bronkitis, dan penyakit lainnya.  Penyebab 1, dampak penyakit sistemik: seperti tukak lambung, hepatitis akut dan kronis, radang usus akut dan kronis, sembelit jangka panjang, dll. Dapat menyebabkan anoreksia.  2, pengaruh obat-obatan.  3, defisiensi mikronutrien dan defisiensi hormon endokrin tertentu: defisiensi seng sering menunjukkan anoreksia, hormon endokrin tertentu seperti hipotiroidisme, defisiensi relatif hormon kortikal adrenal juga dapat menunjukkan anoreksia.  4 . Pengaruh iklim: panasnya musim panas juga merupakan penyebab anoreksia.  5, pemberian makan yang tidak tepat: hanya anak-anak yang dimanjakan, orang tua kurang pengetahuan pemberian makan ilmiah, ngemil sembarangan, minuman dingin yang berlebihan, “makanan bergizi” sembarangan, beberapa makanan berprotein tinggi dan bergula tinggi tetapi membuat nafsu makan menurun.  Pengobatan konvensional 1. Bawa anak Anda ke rumah sakit untuk pemeriksaan menyeluruh untuk menyingkirkan penyakit kronis yang dapat menyebabkan anoreksia, seperti kekurangan zat besi dan seng.  2 . Konsumsi obat-obatan Tiongkok dan Barat yang sesuai untuk mengatur limpa dan lambung serta meningkatkan pencernaan dan penyerapan.  3. Perawatan pengobatan Tiongkok dari luar, seperti akupunktur di empat titik jahitan dan perawatan chiropraktik.  4 . Makan secara teratur, makan secara teratur dan memastikan kebersihan makanan; menjalani kehidupan yang teratur, cukup tidur dan buang air besar secara teratur; memiliki nutrisi yang komprehensif, makan lebih banyak biji-bijian kasar dan sereal campuran, buah-buahan dan sayuran; kurangi makanan berprotein tinggi, berlemak tinggi, dan bergula tinggi, seperti cokelat, krim, minuman manis, serta makanan dingin dan gorengan; dan tidak mengonsumsi produk atau suplemen tonik secara sembarangan.  5 . Memperkuat perawatan mental, biarkan anak mempertahankan suasana hati yang baik. Jangan terlalu patuh pada anak, dan jangan memarahinya, hindari membuat tuntutan yang terlalu tinggi dan tidak realistis dalam hal belajar dan kehidupan, sehingga dapat menjadi beban pikiran.  6. Perbanyak latihan fisik, seperti lari jarak jauh, berenang, dll.