Teknik invasif minimal dalam bedah saraf-tulang belakang

Dengan perkembangan ilmu kedokteran modern, teknologi baru berubah dari hari ke hari. Khususnya di bidang bedah tulang belakang saraf, telah berevolusi dari teknik kasar yang lama menjadi teknik mikroskopis invasif minimal. Para dokter telah melakukan beberapa operasi yang sulit dengan bantuan beberapa media dan alat canggih. Kemajuan teknologi telah membuat penyakit yang kompleks, sulit dan mengakar menjadi sederhana. Di negara ini, penyakit tulang belakang sebagian besar ditangani oleh ahli bedah ortopedi, tetapi ketika harus berurusan dengan saraf dan sumsum tulang belakang, ahli bedah saraf memiliki lebih banyak hal untuk ditawarkan. Dokter bedah saraf memanfaatkan mikroskop untuk mengangkat penyakit degeneratif diskus dengan teknik invasif minimal. Sebagian besar operasi sumsum tulang belakang di Eropa dan Amerika Serikat dilakukan oleh ahli bedah saraf, dengan operasi tulang belakang mencapai 30-80 persen dari total jumlah operasi. Di Cina, untuk jangka waktu yang lama di masa lalu, bedah saraf di bidang bedah tulang belakang cenderung berfokus pada pengangkatan tumor tulang belakang. Saat ini, dengan perkembangan teknologi bedah mikro dan percepatan laju integrasi internasional, para ahli bedah saraf menggunakan teknologi mikroskopis untuk melakukan perawatan bedah invasif minimal pada tulang belakang.