Apa yang dimaksud dengan urodinamika? Urodinamika adalah disiplin ilmu baru yang mempelajari fungsi saluran kemih dalam mengangkut, menyimpan, dan mengeluarkan urin melalui mekanika fluida dan metode elektrofisiologi. Ini telah dikembangkan sehubungan dengan teknologi elektronik dan pengukuran modern. Urodinamika memberikan dasar yang obyektif untuk diagnosis, pemilihan pengobatan dan evaluasi keberhasilan pasien dengan gangguan berkemih. Urodinamika dibagi lagi menjadi dua bagian: urodinamika saluran kemih bagian atas dan bawah. Yang pertama berfokus pada pengangkutan urin dalam kelopak, pelvis ginjal dan ureter, sedangkan yang kedua berfokus pada penyimpanan dan pengeluaran urin dalam kandung kemih dan uretra. Urodinamik saluran kemih bagian bawah lebih banyak digunakan dalam praktik klinis. Teknik urodinamik yang umum digunakan meliputi: (i) pengukuran laju aliran urin; (ii) pengukuran berbagai tekanan; (iii) elektromiografi; dan (iv) pengamatan radiologi dinamis. Mengapa penting untuk menjalani pemeriksaan urodinamik? Tujuan utamanya adalah untuk memahami status fungsional vesikouretra, karena status fungsional yang berbeda dapat menghasilkan manifestasi eksternal yang sama. Sebagai contoh, anak yang sama dengan inkontinensia kandung kemih neurogenik dapat mengalami inkontinensia pengisian akibat kontraksi otot detrusor yang lemah, atau dapat pula mengalami inkontinensia desakan akibat aktivitas otot detrusor yang berlebihan, tetapi keduanya ditangani dengan cara yang sama sekali berbeda. Tujuan pengujian urodinamik adalah untuk membedakan penyebab-penyebab ini, untuk mensimulasikan buang air kecil yang sebenarnya pada anak, untuk mendeteksi perubahan morfologi dan fungsional yang sesuai pada kandung kemih dan sfingter, untuk memberikan dasar klinis bagi diagnosis gangguan disfungsional berkemih, dan kemudian memberikan informasi objektif mengenai cara mengobati dan memprediksi hasil pengobatan, dan saat ini merupakan pengujian yang paling umum digunakan dalam manajemen klinis gangguan fungsional pada saluran kemih bagian bawah. Siapa yang membutuhkan tes urodinamik? Pasien dengan neuropati yang dapat dikombinasikan dengan fungsi vesikouretra yang tidak normal, seperti bifida kramaster, bulla kramaster, dan displasia kramaster. Pasien dengan gejala saluran kemih bagian bawah atau kelainan fungsi, seperti katup uretra dan anomali anorektal. Pasien dengan kelainan bawaan non-neurologis dengan kemungkinan fungsi vesikouretra yang tidak normal, misalnya enuresis, berkemih yang tidak normal, refluks vesikouretra.