Mengapa saya menyukai mentimun ketika saya hamil?

Kecintaan terhadap mentimun setelah kehamilan biasanya terkait dengan reaksi awal kehamilan. Perubahan hormon dalam tubuh wanita setelah kehamilan dapat membuatnya merasa mual atau bahkan muntah karena makanan berminyak, sementara mentimun lebih ringan, memiliki bau yang menyegarkan dan memiliki lebih banyak air, yang mungkin menjadi alasan mengapa beberapa wanita hamil suka memakannya. Serum HCG meningkat pada awal kehamilan dan dapat berlipat ganda dalam 2-3 hari, sementara perubahan kadar hormon menyebabkan perubahan selera makan wanita hamil. Survei klinis menunjukkan bahwa 85% wanita tertarik pada makanan tertentu pada waktu kehamilan tertentu, tetapi segera beralih ke makanan lain setelah beberapa hari, tidak hanya rasa setiap wanita hamil yang berbeda, wanita hamil yang sama juga akan terus mengubah selera mereka dari waktu ke waktu, yang mungkin terkait dengan efek gabungan dari faktor-faktor seperti sekresi hormon dan perubahan psikologis selama kehamilan, di mana tingkat sekresi hormon memiliki dampak yang lebih besar pada rasa. Manfaat mentimun sangat banyak: mentimun merupakan sumber nutrisi dan vitamin yang baik, mendetoksifikasi tubuh dan mencegah sembelit, sehingga dapat dimakan dalam jumlah sedang. Namun, wanita hamil yang menyukai mentimun juga harus makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan lain dan memperhatikan keseimbangan nutrisi. Perhatikan bahwa mentimun bersifat dingin, sehingga wanita hamil dengan fungsi pencernaan yang buruk, seperti gangguan pencernaan dan diare, harus makan lebih sedikit dan tidak makan terlalu banyak sekaligus.