Ada banyak pendapat tentang apakah pasien dengan karsinoma sel skuamosa yang sangat berbeda harus pantang makan, beberapa menganjurkan untuk tidak makan; beberapa berpikir untuk tidak pantang makan dan semuanya diperbolehkan. Beberapa orang percaya bahwa ayam, kepiting, daging sapi, daging, ikan mas, dll. tidak boleh dimakan. Pengobatan Tiongkok menganjurkan tabu yang sesuai, sedangkan pengobatan Barat umumnya tidak menganjurkan tabu. Misalnya, makanan yang terkontaminasi aflatoksin tidak boleh dimakan; makanan yang dibakar dapat dengan mudah mendenaturasi protein, pirolisis dan agregasi panas dapat dengan mudah menghasilkan hidrokarbon aromatik polisiklik, yang berbahaya bagi tubuh manusia dan tidak dianjurkan untuk dimakan, ikan asap dan daging asap tidak dianjurkan untuk dimakan, anggur dapat mengurangi fungsi detoksifikasi dan fungsi transformasi biologis tubuh, sehingga kekebalan berkurang, anggur meningkatkan aktivitas karsinogenik dalam organisme Alkohol meningkatkan aktivitas karsinogen dalam tubuh dan bersifat sitotoksik, jadi sebaiknya tidak dikonsumsi. Ada makanan yang tidak boleh dimakan saat minum obat, seperti vitamin C. Udang tidak boleh dimakan karena vitamin C dapat mengurangi arsenik pentavalen dalam udang menjadi arsenik trioksida, yang sangat beracun bagi manusia. Pengobatan Tiongkok tidak secara membabi buta dan tanpa pandang bulu berpantang makan, melainkan berpantang makan dengan cara yang diskriminatif dan tepat. Secara umum diyakini bahwa pada tahap awal dan tengah kanker, penyakit ini melukai cairan dan merampok yin, dan sebagian besar penyakit ini adalah defisiensi Yin dan panas internal, oleh karena itu, dalam hal manajemen diet, makanan dengan sifat menyengat, hangat, kering, dan panas harus dihindari, dan makanan yang stagnan dan berminyak juga dianjurkan untuk dimakan secukupnya; pada tahap tengah dan akhir kanker, sebagian besar penyakit ini kekurangan dan dingin, sehingga diet dianjurkan untuk menghangatkan limpa dan perut, bermanfaat bagi qi dan menghasilkan darah, sementara makanan dengan sifat dingin harus dimakan secukupnya atau tidak. Selama radioterapi, pasien kanker nasofaring harus menghindari makan makanan panas, pedas, goreng dan panggang, daging anjing, daging kambing, lada, adas, dll.; pasien kanker perut harus menghindari makan makanan pedas dan kering, kayu manis, mustard, cabai, dll.; pasien kanker esofagus harus menghindari daging babi tua dan daging bebek; pasien kanker hati harus menghindari daging babi induk dan mengurangi makan daun bawang. Singkatnya, menghindari makanan harus tepat, menghindari makanan secara membabi buta akan menyebabkan malnutrisi dan mempengaruhi pemulihan penyakit. Telur, ayam, susu, ikan mas, dll. dapat dimakan, tetapi udang dan kepiting harus dimakan dengan hati-hati karena mereka alergi terhadapnya. 1. Makanan segar dan mudah dicerna yang kaya akan protein berkualitas tinggi, vitamin dan mineral harus menjadi andalan, dan sayuran dan buah-buahan segar sangat penting untuk setiap kali makan. 2.Makan lebih banyak makanan dengan sifat anti-kanker tertentu, seperti kembang kol, kubis, brokoli, asparagus, kacang-kacangan, jamur, teripang, hiu, dll. 3.Mengonsumsi makanan yang memiliki efek melembutkan dan menyebarkan simpul: ubur-ubur, nori, tamari, teripang, abalon, sotong, rumput laut, kakap, kakap, kacang merah, lobak, kastanye air, kastanye air, shamrock, dll. Namun, makanan ini bersifat stagnan dan berminyak dan mudah diserap oleh tubuh. Ini adalah cara yang baik untuk mendapatkan hasil maksimal dari hidup Anda.