Belajar untuk hidup “perlahan” bukan berarti malas bekerja atau menunda-nunda kehidupan. Sebaliknya, disarankan agar orang memperlambat laju kehidupan, pekerjaan dan kehidupan memiliki ketegangan dan relaksasi, jangan terlalu stres, ini penting untuk umur panjang. Makan Lambat: Dokter menyarankan untuk meluangkan waktu 15-20 menit untuk sarapan dan sekitar setengah jam untuk makan siang dan makan malam. Untuk lansia, setiap suapan makanan harus dikunyah 25~50 kali, dan setiap kali makan harus dimakan selama sekitar 30 menit untuk memberikan waktu yang cukup bagi pusat makan. Mengunyah lebih banyak juga dapat menghilangkan zat karsinogenik dalam makanan. Tidurlah dengan perlahan: jangan biarkan orang lain mengganggu mimpi Anda. Tidurlah secara perlahan dan metodis, tidurlah dengan nyenyak, dan bangunlah keesokan harinya dengan tubuh yang segar, bercahaya, dan penuh energi untuk bekerja dan menjalani kehidupan. Baca perlahan: menarilah dengan pikiran Anda dan kejarlah keanggunan dan kenyamanan dari bacaan Anda. Perlakukan hidup Anda dengan baik, dan juga jagalah rumah jiwa Anda dengan sepenuh hati. Musik lambat: pulihkan diri Anda dengan suara musik yang menenangkan untuk menghilangkan kelelahan, menenangkan saraf, menghilangkan depresi, meningkatkan nafsu makan, meningkatkan rasa percaya diri, dan membantu pengobatan penyakit. Pekerjaan lambat: jangan melakukan “kepala peluru” di kantor. Jin Yong, 80 tahun, percaya bahwa “optimisme dan keterbukaan pikiran dapat membangkitkan semangat”. Dia menunjukkan bahwa orang harus memiliki ketegangan dan relaksasi, cepat dan lambat. Jangan terburu-buru, lakukan segala sesuatu dengan pelan dan perlahan, sangat baik untuk kesehatan. Olahraga lambat: bukan untuk kecepatan, hanya indah. Popularitas kehidupan yang lambat, sehingga berenang, yoga, tai chi, dan olahraga lambat lainnya juga berjalan lancar, olahraga ini memungkinkan orang banyak yang lelah untuk bersantai secara fisik dan mental. Waktu luang yang lambat: tidak perlu menumpuk, tetapi carilah suasana hati. Waktu luang adalah tubuh dan jiwa untuk bersantai, sehingga kerja keras tubuh yang biasa berhenti, sehingga ketegangan saraf benar-benar rileks, sehingga pikiran yang gelisah menjadi tenang.