Manifestasi dan pengelolaan hipoglikemia

Hipoglikemia adalah salah satu komplikasi yang umum terjadi pada pasien diabetes, dan hipoglikemia yang serius bahkan dapat menyebabkan kematian, sehingga penting untuk diperhatikan. Kriteria diagnostik untuk hipoglikemia adalah: glukosa darah <2,8 mmol/L pada pasien non-diabetes dan ≤3,9 mmol/L pada pasien diabetes yang menerima pengobatan. Manifestasi klinis hipoglikemia yang umum terjadi adalah eksitasi simpatis dan gangguan neuropsikiatri. Pada tahap awal, eksitasi simpatis dan peningkatan sekresi adrenalin dimanifestasikan sebagai kepanikan, tangan gemetar, berkeringat, pucat, dan kelaparan; jika tidak dikoreksi, gejala neuropsikiatri seperti pusing, lekas marah atau kesurupan, reaksi yang lambat, perubahan kepribadian, dan bahkan kejang-kejang dan koma dapat muncul pada kasus-kasus yang parah. Tingkat keparahan hipoglikemia terutama bergantung pada: 1. kecepatan penurunan gula darah; 2. durasi hipoglikemia; 3. daya tanggap tubuh terhadap hipoglikemia juga terkait dengan usia dan adanya komplikasi lain. Selain itu, banyak penderita diabetes usia lanjut mengalami hipoglikemia dan hipoglikemia yang tidak dirasakan, yang umumnya bermanifestasi sebagai gangguan neurologis, jadi berhati-hatilah dalam mengenali dan menilainya, dan jangan sampai keliru mengira itu adalah penyakit serebrovaskular. Proses penanganan hipoglikemia Jika dicurigai mengalami hipoglikemia, glukosa darah jari harus segera diukur jika tersedia, jika glukosa darah <3,8 mmol/L. Penanganan segera, yang paling mudah adalah meminta pasien makan makanan manis (15-20g) dengan segera dan menguji ulang glukosa darah jari setelah 5-10 menit, aman untuk mempertahankannya di atas 5 mmol/L. Jika terjadi koma hipoglikemik yang parah dan dicurigai, glukosa darah kapiler harus segera diukur, bahkan tanpa hasil glukosa darah, dan 50% glukosa 20-60ml intravena harus segera diberikan, diikuti dengan larutan glukosa 5%-10% secara intravena, dan glukosa darah jari harus dites ulang setiap 5-10 menit, dan terapi glukokortikoid dapat diberikan jika perlu. Penting untuk diperhatikan bahwa jika Anda bingung, jangan memberi makan untuk menghindari tersedak karena aspirasi. Konsekuensi hipoglikemia sangat serius dan pencegahannya biasanya penting, seperti makan makanan pokok tepat waktu, memperhatikan waktu dan jumlah olahraga, dan memantau perubahan gula darah.