Pengantar akses intravena jangka panjang

  Kebutuhan akan alat indwelling intravena jangka panjang: sejumlah besar pasien yang membutuhkan terapi infus berulang-ulang
  1. Kemoterapi sistemik anti-tumor
  2. Terapi analgesik
  3. Terapi antibiotik
  4.Nutrisi ekstra-pencernaan
  5. Produk darah/infus turunan darah
  Tusukan berulang dan efek obat membuat vena perifer tidak cocok untuk tusukan yang mengakibatkan meningkatnya trauma fisik dan psikologis pada pasien, terutama pada anak-anak (flebitis)
  Alat infus utama saat ini: jarum kulit kepala, jarum retensi kanula, kateter vena sentral (CVC), kateter vena sentral perifer (PICC), port infus terkubur subkutan (port)
  Karakteristik PICC: Picc adalah kateter vena sentral yang dimasukkan melalui perifer (vena cephalic atau mulia)
  Keuntungan.
  1, mudah ditanamkan, selesai di samping tempat tidur
  2. Infeksi yang relatif rendah, waktu retensi 6-12M
  3. Biaya sedang, mudah diterima oleh pasien
  Kekurangan.
  1, posisi ujung kateter yang tidak normal
  2, Potensi bakteremia: permintaan perawatan yang tinggi
  3.Dampak pada estetika, kualitas hidup yang buruk (QOL)
  4. Sulit untuk ditempatkan pada pasien obesitas
  5. Posisi penempatan rutin
  Perawatan PICC
  1.Tabung harus dibilas sebelum dan sesudah digunakan, dan harus disegel setelah digunakan
  2. Pembalut dan tutup heparin harus diganti seminggu sekali
  3. Siram tabung seminggu sekali
  4. Peningkatan beban kerja bagi perawat!
  Fitur pelabuhan: dapat mengatasi arus penumpang dan barang, tenang dan damai
  Keuntungan.
  1. Akses CVC yang tepat
  2. Indikasi tinggi
  3. Perawatan yang mudah
  4, Anti-infeksi, komplikasi rendah
  5, Estetika, QOL tinggi
  Kekurangan: relatif mahal
  Teknik Implantasi
  1. Teknik venipuncture
  2, Teknik bedah dasar
  3, implantasi kateter di bawah DSA
  4. Vena di bawah lokalisasi ultrasound
  Teknik implantasi vena
  1. Rute bedah (anak-anak)
  2. Rute tusukan perkutan: Metode Seldinger
  Metode Seldinger yang dimodifikasi
  Metode over-the-wire
  Metode Braunule
  Metode Seldinger
  Metode OTW
  DSA dan ultrasonografi
  1. Lokalisasi pembuluh darah
  2, Tusukan yang dipandu
  3, lokalisasi posisi kateter
  4. Tindak lanjut