Otitis eksterna biasanya merupakan reaksi terhadap infeksi bakteri atau jamur pada kulit. Penyakit ini paling umum terjadi pada musim semi dan musim gugur dan dapat dibagi menjadi dua jenis: otitis eksterna akut dan otitis eksterna kronis. Patogen umum yang menyebabkan otitis eksterna termasuk Streptococcus, Aspergillus dan Staphylococcus aureus. Peradangan saluran pendengaran eksternal dapat terjadi ketika lingkungan lokal berubah, seperti perendaman kulit yang berkepanjangan, iritasi terus-menerus pada saluran pendengaran eksternal oleh sekresi, atau penurunan sistem kekebalan tubuh. Gejala utama otitis eksterna akut adalah rasa sakit, sensasi terbakar di telinga pada awal penyakit, dan seiring berkembangnya penyakit, rasa sakit menjadi lebih intens dan sekresi menjadi semakin sering. Dalam pengobatan otitis eksterna, langkah pertama adalah membersihkan saluran telinga luar, memastikan kebersihan dan kekeringan lokal, dan memilih antibiotik yang sensitif atau, jika kondisinya sangat parah, gunakan antibiotik sistemik atau analgesik. Dalam mencegah terjadinya otitis eksterna, beberapa metode yang dapat digunakan: hindari kebiasaan buruk mengorek telinga, hindari berenang di air kotor dan hindari air yang masuk ke dalam saluran telinga luar.