1. Melatih kebiasaan buang air besar dan mengembangkan kebiasaan anak untuk buang air besar secara teratur setiap hari. Jangan menggoda anak atau menceritakan kisah-kisahnya pada saat yang sama, karena hal ini akan mengalihkan perhatian anak dari buang air besar dan mempengaruhinya. 2. Perbaiki kebiasaan makan anak Anda yang kurang baik, seperti makan sepotong-sepotong dan perbanyak makan sayur dan buah segar. 3 .Kupas sabun seukuran jari kelingking, panjang 3-4 cm, basahi dengan air dan masukkan ke dalam anus untuk merangsang buang air besar. 4 . Gunakan enema. 5 . Gliserin dengan jumlah air yang sama untuk enema. 6 . Goreng dengan madu putih di atas api kecil, dan ketika lengket, cubit untuk membuat batangan. Jika seukuran jari kelingking anak, masukkan ke dalam anus. 7 . Enema dengan air sabun atau air garam, air garam cocok untuk anak di bawah 3 tahun. 8 . Anak-anak dapat meminum parafin cair sebelum tidur. 9 . Beberapa anak memiliki tinja yang keras dan menggenang di lubang anus, orang dewasa harus menggali tinja dengan jari untuk meringankan rasa sakit anak. 10, perhatikan suplementasi prebiotik, isomalto-oligosakarida dan prebiotik lainnya dapat membantu buang air besar pencahar, karena tidak berkhasiat obat dan tidak membahayakan bayi. Jika metode pengobatan di atas tidak efektif atau penyebab sembelit tidak diketahui, segera ke rumah sakit untuk menghindari penundaan kondisi tersebut!