Apakah Anda melakukan lima hal ini untuk mencegah miopi pada anak-anak?

  Dalam beberapa tahun terakhir, prevalensi miopia di kalangan anak-anak dan remaja telah meningkat, dan kecenderungannya menuju usia yang lebih muda. Usia 3 tahun adalah periode kritis perkembangan visual, dan usia 12 tahun adalah periode sensitif perkembangan visual, dan perubahan penglihatan (selain faktor bawaan) akan dipengaruhi oleh lingkungan dan faktor yang dirasakan. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan perhatian khusus pada kesehatan mata anak-anak mereka dalam belajar dan kehidupan: 1. Pencahayaan yang baik Kualitas pencahayaan yang buruk adalah salah satu faktor yang menyebabkan miopia pada anak-anak dan remaja. Kualitas pencahayaan yang buruk terutama mencakup penerangan desktop yang rendah, keseragaman penerangan yang rendah, cahaya strobo dan silau. Terlalu banyak cahaya atau terlalu sedikit cahaya dapat memengaruhi mata. Terlalu banyak cahaya bisa menyilaukan atau menyilaukan, dan badan siliaris tegang, yang dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan mata dan dengan demikian miopi. Oleh karena itu, Anda harus memilih lampu di atas kepala dan lampu meja tanpa strobo dan sumber cahaya yang baik, dan hindari belajar di lingkungan yang terang atau remang-remang.  2. Jarak yang tepat antara mata Jarak antara mata terlalu dekat atau terlalu jauh, dan postur tubuh yang salah dalam membaca dan menulis adalah penyebab penting miopia pada anak-anak dan remaja. Jika meja dan kursi tinggi, anak-anak dan remaja akan menundukkan kepala dan pinggang, menyimpang dari jarak penglihatan yang benar; jika meja dan kursi terlalu rendah, akan membuat kepala condong ke depan, tulang belakang bengkok, dada ditekan, regulasi mata akan relatif tegang, sehingga mata lelah, seiring waktu, mudah untuk miopia. Orang tua sebaiknya memilihkan meja dan kursi yang dapat disesuaikan dengan tinggi badan anak, sehingga dengan pertumbuhan tinggi badan anak, sewaktu-waktu dapat menyesuaikan tinggi meja dan kursi.  3, postur standar Postur membaca dan menulis yang benar Postur membaca dan menulis yang benar sangat penting bagi perkembangan fisik dan perlindungan penglihatan anak-anak dan remaja. Postur membaca dan menulis yang salah yang paling umum adalah membaca dan menulis dengan kepala bengkok, atau kebiasaan berbaring dan membaca dengan kepala menunduk. Postur membaca dan menulis harus benar, dengan buku pada jarak satu kaki dari mata; bidang buku harus berada pada sudut 90 derajat terhadap garis pandang sebanyak mungkin, sehingga gambar yang terbentuk pada retina adalah yang paling jelas. Jarak kepalan tangan harus dipertahankan antara tubuh dan meja. Jauhkan tangan Anda satu inci dari ujung pensil saat memegangnya. Proses ini memerlukan pengingat dan koreksi terus-menerus dari orang tua dan guru.  4. Mengontrol produk elektronik Ponsel, komputer tablet dan produk elektronik lainnya, yang layarnya terdiri dari kumpulan titik-titik kecil yang berkedip-kedip, sangat mengiritasi mata anak-anak ketika digunakan terus menerus selama lebih dari setengah jam. Oleh karena itu, anak-anak harus terpapar produk elektronik kurang dari 15 menit setiap kali.  5. Tingkatkan olahraga di luar ruangan Sebuah meta-analisis menunjukkan bahwa jumlah waktu yang dihabiskan di luar ruangan setiap minggu terkait dengan pencegahan miopi, dengan setiap jam tambahan aktivitas luar ruangan per minggu mengurangi kemungkinan miopi sebesar 2%. Ini setara dengan pengurangan 13% miopi untuk setiap jam tambahan aktivitas luar ruangan per hari. Studi dari Sydney Myopia Study dan Taiwan Selatan juga menunjukkan bahwa aktivitas di luar ruangan dapat mengurangi kejadian miopia dan mengurangi prevalensi miopia pada anak-anak.  Asupan gula yang berlebihan tidak hanya cenderung merusak gigi, tetapi juga mempengaruhi perkembangan penglihatan. Miopi juga terkait dengan kurang tidur. Anak-anak kecil harus tidur 9 hingga 11 jam sehari, dengan istirahat makan siang yang sesuai pada siang hari.