Walaupun miopi bukan masalah besar, namun hal ini bisa menjadi gangguan besar bagi jutaan anak muda dan orang tua. Miopi terjadi sebagian besar karena sumbu depan dan belakang mata yang panjang, yang dikenal sebagai miopi aksial. Sebagian besar miopi terjadi pada remaja dan dewasa muda, dengan sumbu mata yang tumbuh lebih panjang dan semakin dalam setiap tahun selama fase perkembangan, dan kemudian tidak berkembang atau berkembang secara perlahan setelah dewasa. Pertumbuhan sumbu mata adalah perubahan yang tidak dapat diubah, dengan setiap milimeter pertumbuhan sumbu mata menghasilkan 3,00 dioptri (atau 300 derajat miopi seperti yang umumnya dikenal). Orang tua harus menyadari bahwa miopi hanya bisa dicegah, atau mencoba mengendalikan perkembangan miopi setelah miopi muncul. Miopi yang terdeteksi oleh astigmatisma tidak dapat dikurangi, kecuali jika anak tersebut menjalani pembedahan laser untuk mengoreksi kelainan refraksi saat dewasa. Klinik di Rumah Sakit Anak Beijing melihat banyak anak muda dengan miopi setiap hari dan dalam pekerjaan klinis kami, kami telah menemukan sejumlah cara untuk mencegah dan mengendalikan miopi. Kami ingin memperkenalkan mereka kepada Anda di sini. Miopia berkaitan erat dengan pembentukan miopia dan penggunaan mata secara terus menerus pada jarak dekat untuk jangka waktu yang lama. Jadi, pertama-tama, perhatian harus diberikan untuk mengoreksi kebiasaan buruk dalam hidup dan menghilangkan faktor lingkungan. Hindari menggunakan mata Anda terlalu dekat, dan jaga jarak baca normal 30-35 cm ketika belajar membaca. Jangan menggunakan mata Anda dalam jangka waktu yang lama. Biasanya disarankan untuk beristirahat atau melihat ke kejauhan setelah 40-50 menit membaca dan menulis atau menonton televisi secara terus menerus. Baca dalam cahaya atau penerangan yang sesuai. Jangan membaca sambil berjalan atau mengendarai mobil. Anda tidak boleh membaca sambil berbaring. Tidur yang cukup. Sediakan meja dan kursi dengan ketinggian yang sesuai untuk anak Anda. Makanlah makanan yang seimbang dan pastikan asupan semua nutrisi. Setelah persyaratan ini terpenuhi, ada beberapa tindakan medis yang dapat diambil untuk membantu mengendalikan miopi. Salah satunya adalah dengan mengendurkan otot siliaris: misalnya, tetes mata setiap hari sebelum tidur (yaitu, pil dilatasi pupil cepat), atau penggunaan lensa defokus untuk menjaga mata dalam keadaan rileks saat membaca. Jenis kedua adalah penggunaan fisioterapi lokal untuk meredakan kelelahan visual: misalnya, lensa pelega mata. Kategori ketiga adalah penggunaan kacamata koreksi miopia khusus untuk mengontrol perkembangan miopia melalui koreksi yang lebih canggih: misalnya lensa multifokal progresif, kacamata pembentuk kornea, lensa kontak kaku kornea RGP. Kategori keempat adalah suplementasi dengan nutrisi utama untuk perkembangan mata: misalnya, suplemen nutrisi seperti Lotrimad oral. Kesimpulannya, tidak ada cara tunggal untuk benar-benar menghindari miopi. Kita dapat mengurangi timbulnya atau memperlambat perkembangan miopi dengan mengurangi kerja jarak dekat, memperbaiki lingkungan visual, dan menggunakan beberapa perawatan dengan berbagai cara.